Pengemudi Go-Jek terlihat di kawasan Swakarya, Caturtunggal, Depok, Sleman, DI.Yogyakarta, Senin (16/11/2015). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 22 April 2016 18:55 WIB Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

TRANSPORTASI BERBASIS APLIKASI
Dishub Bantul Tunggu Regulasi Kementrian

Transportasi berbasis aplikasi di Bantul masih menunggu aturan dari Kementerian

Solopos.com, BANTUL- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul masih menunggu regulasi dari Kementrian Perhubungan untuk mengatur secara keseluruhan transportasi berbasis aplikasi yang mulai menjamur di daerah-daerah bahkan pedesaan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Suwito mengatakan memang saat ini layanan transportasi berbasis aplikasi mulai masuk di wilayah Kabupaten Bantul, namun demikian pihaknya juga belum bisa melakukan teguran secara langsung terhadap pihak terkait.

“Kami masih menunggu regulasi dari Kementrian, dengan regulasi yang jelas diperbolehkan atau tidaknya atau harus adanya persyaratan untuk transportasi tersebut kewenangan ada di pusat, selama ini kami masih menunggu itu,” papar Suwito, Kamis (21/4/2016).

Meskipun ia menilai keberadaan transportasi berbasis aplikasi di Bantul hingga kini masih relatif sedikit, namun menurutnya jika masyarakat semakin hari merasa semakin dipermudah dalam pelayanan transportasi online maka persaingan ini akan terus berlanjut, dan kemungkinan besar jumlah transportasi akan semakin bertambah.

“Persaingan ini yang tidak bisa bendung, masyarakat sendiri saat ini membutuhkan berbagai kemudahan, efektifitas, dan kenyamanan. Memang jika dilihat mode transportasi online mampu memberikan itu semua, dengan demikian transportasi yang lama seperti angkutan umum baik bis atau angkutan harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Sebagian supir dan pengurus dari penyedia jasa angkutan di Bantul seperti Organda sudah sering mengeluhkan hal tersebut, namun Wito mengakui pihaknya belum bisa memberikan banyak solusi.

Secara langsung keberadaan mode transportasi berbasis aplikasi atau online tersebut memang memberikan dampak bagi pemasukan supir angkutan kota dan pedesaan di Bantul.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…