Ilustrasi beras untuk warga miskin (JIBI/Bisnis/Dok.) Ilustrasi beras untuk warga miskin (JIBI/Bisnis/Dok.)
Jumat, 22 April 2016 14:40 WIB JIBI/Harian Jogja/newswire Bantul Share :

Stok Beras Aman untuk 5 Bulan ke Depan

Stok beras di Bulog sekarang ini hampir 15 ribuan ton, dan untuk ketahanan stok bisa mencukupi lima bulan ke depan

 

 
Solopos.com, BANTUL– Pejabat Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan stok beras di daerah ini mencapai sekitar 15.000 ton dan mencukupi kebutuhan hingga lima bulan ke depan.

“Stok beras di Bulog sekarang ini hampir 15 ribuan ton, dan untuk ketahanan stok bisa mencukupi lima bulan ke depan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divre DIY, Fansuri Perbatasari di Kabupaten Bantul, Kamis (21/4/2016).

Menurut dia, stok beras tersebut bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan beras masyarakat misalnya beras untuk rakyat miskin (raskin), operasi pasar (OP) dan sebagai cadangan beras pemerintah sesuai hasil koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

Ia mengatakan, karena masih mencukupi kebutuhan masyarakat DIY hingga lima bulan ke depan, maka pihaknya menjamin stok aman hingga bulan puasa dan Lebaran 2016, sehingga tidak perlu dikhawatirkan mengalami kekurangan bahan pangan.

“Kalau untuk puasa stok beras kita sangat aman, katakanlah lima bulan ke depan berarti sampai September, sementara bulan puasa pada Juni-Juli. Apalagi penyerapan beras petani jalan terus, sehingga stok terus bertambah,” kata Fansuri.

Dengan demikian, kata dia, ketika ada kebijakan dari pemerintah yang ingin melakukan percepatan penyaluran raskin dalam menghadapi bulan puasa dan Lebaran pihaknya memastikan stok mencukupi, sehingga bisa mendukung kebijakan tersebut.

“Kita menyalurkan sesuai dengan data yang ada, jadi setiap bulan itu yang kita salurkan. Misalnya ada kebjakan pemerintah untuk percepatan penyaluran raskin beras kita siap, sehingga mungkin raskin yang jatah Juli bisa disalurkan pada Juni nanti,” katanya.

Sementara itu, menurut dia, Bulog DIY selama 2016 menargetkan bisa menyerap beras petani dari empat kabupaten dan satu kota se-DIY sebanyak 62.500 ton, sedangkan sampai dengan pertengahan April 2016 penyerapan beras sudah hampir 9.000 ton.

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…