Salah satu anggota Lions Club Yogyakarta Manggala Mataram menampilkan kebaya rancangan Isyanto dalam peringatan Hari Kartini di The 1O1 Yogyakarta Tugu Hotel, Kamis (21/4). Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja
Jumat, 22 April 2016 13:40 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PERAYAAN HARI KARTINI
Peragaan Busana Kebaya di 101 Yogyakarta Tugu Hotel

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan Lia Mustafa, salah satu desainer Jogja yang juga anggota Lions Club Yogyakarta Manggala Mataram, sebuah komunitas sosial di Jogja.

 

 

Solopos.com, JOGJA-Dalam memeriahkan peringatan Hari Kartini, The 1O1 Yogyakarta Tugu Hotel menyelenggarakan fashion show, Kamis (21/4) sore. Fashion show kali ini menampilkan kebaya rancangan desainer Jogja, Isyanto.

General Manager The 1O1 Yogyakarta Tugu Hotel Wahyu Wikan Trispratiwi mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan Lia Mustafa, salah satu desainer Jogja yang juga anggota Lions Club Yogyakarta Manggala Mataram, sebuah komunitas sosial di Jogja.

“Kebetulan Lions Club sedang ada acara pertemuan di sini jadi sekaligus pesertanya menggunakan pakaian kebaya rancangan Isyanto,” kata Wikan pada wartawan, Kamis.

Selain menampilkan fashion show kebaya bertajuk Fashion and Hi-Tea: Tribute to Kartini yang diperagakan oleh anggota Lions Club ini, The 1O1 Yogyakarta Tugu Hotel juga menyelenggarakan Lomba Selfie yang berakhir pada 26 April mendatang. Foto harus diupload di media sosial Facebook, Twiter, dan juga Instagram @the1O1yogtugu. Pemenang yang terpilih akan mendapat voucher menginap.

Sementara itu Isyanto mengatakan, melalui peragaan busana di The 1O1 ini ia ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa kebaya tidak selamanya harus dipadukan dengan jarit wiru. “Pakai sarung dan rok masih bisa yang penting garisnya kebaya masih terlihat,” kata Isyanto.

Dengan desain yang modern dan luwes, diharapkan anak muda semakin mencintai kebaya sebagai salah satu warisan budaya.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…