Jorge Lorenzo (JIBI/dok)
Jumat, 22 April 2016 05:00 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Balap Share :

MOTOGP 2016
Ini Alasan Lorenzo Gabung Ducati

Motogp 2016 diwarnai dengan keputusan Jorge Lorenzo yang akan bergabung dengan Tim Ducati.

Solopos.com, BARCELONA — Keputusan juara dunia Motogp 2015, Jorge Lorenzo, pindah haluan dari Yamaha ke Ducati pada 2017 nanti memang mengejutkan. Namun rider asal Spanyol tersebut memiliki alasan tersendiri untuk mengambil keputusan tersebut.

Lorenzo mengaku keputusan meninggalkan Yamaha untuk hijrah ke Ducati pada tahun depan karena terdorong untuk mendapatkan suasana dan tantangan baru. Lorenzo sebelumnya pernah mengindikasikan akan pensiun dalam kariernya di Motogp bersama Yamaha, yang membuatnya berjaya dengan tiga gelar sejak memulai kelas 250 cc pada 2008.

Namun pada Senin (18/4) kemarin, Ducati dan Yamaha mengonfirmasi Lorenzo akan meninggalkan Yamaha untuk beralih ke tim asal Italia tersebut pada musim depan. “Seperti yang Anda ketahui semua, musim depan saya tidak akan bersama Yamaha. Saya merasa perlu ada perubahan, ada tantangan baru dalam karierku, memasang target baru buatku, berusaha mencapai dan menjaga ambisi di level maksimal,” jelas Lorenzo, seperti dilansir Autosport.com, Selasa (20/4/2016).

Lorenzo mengakhiri musim 2015 dengan menahbiskan diri sebagai juara dunia menyingkirkan rekan setimnya, Valentino Rossi. Rossi menduga Lorenzo mendapat bantuan dari pembalap Honda sekaligus sesama pembalap Spanyol, Marc Marquez, untuk mencapai posisi itu.

Yamaha telah menawari kontrak baru kepada Rossi dan Lorenzo menjelang musim 2016. Namun saat Rossi buru-buru meneken perpanjangan kontrak selama dua tahun, Lorenzo justru memutuskan untuk meninggalkan Yamaha.

Meski demikian, Lorenzo bersikeras hubungannya dengan Yamaha baik-baik saja. Ia juga memastikan keputusan pindah tim mulai musim depan tidak akan memengaruhi sisa balapan bersama Yamaha di musim ini.

“Saya hanya punya ucapa terimakasih kepada keluarga Yamaha atas semua momen yang sudah kami lewati bersama. Saya mendapatkan banyak lebih dari yang saya impikan. Apa yang akan terjadi di masa depan tidak terduga, namun di sini saya hanya ingin menikmati 15 seri yang masih tersisa milik saya bersama Yamaha untuk menjadi juara dunia. Saat ini, itu satu-satunya target saya,” ujar dia.

Ada yang pergi berarti harus ada yang datang. Rider Suzuki, Maverick Vinales, difavoritkan menggantikan posisi Lorenzo untuk mendampingi Rossi sebagai pembalap Yamaha musim depan. Sementara Ducati belum memutuskan siapakah dua pembalap mereka saat ini, Andrea Dovizioso atau Andrea Iannone, yang bakal dicoret demi satu tempat bagi Lorenzo musim depan.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…