Siswa SD Bakalan saat mengikuti acara simulasi tanggap bencana dalam rangka Hari Olahraga Nasional di lapangan dusun Bakalan, Desa Pendowoharjo, Sewon, Rabu (9/9/2015) pagi. (Harian Jogja-Arief Junianto) Siswa SD Bakalan saat mengikuti acara simulasi tanggap bencana dalam rangka Hari Olahraga Nasional di lapangan dusun Bakalan, Desa Pendowoharjo, Sewon, Rabu (9/9/2015) pagi. (Harian Jogja-Arief Junianto)
Jumat, 22 April 2016 02:40 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

MITIGASI BENCANA
Sleman Miliki 15 Sekolah Siaga Bencana

Hingga kini, 15 sekolah dikukuhkan sebagai sekolah tangguh bencana.

 

 
Solopos.com, SLEMAN– SMP Negeri I Kalasan mendapat giliran menjadi sekolah siaga bencana tahun ini. Sebelumnya, SMP Negeri 1 Berbah juga mendapat predikat yang sama. Hingga kini, 15 sekolah dikukuhkan sebagai sekolah tangguh bencana.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Julisetiono Dwi Wasito menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mengembangkan sekolah-sekolah siaga bencana. SMPN 1 Kalasan merupakan sekolah ke-15 yang dikukuhkan sebagai sekolah siaga bencana itu. Dia berharap, sekolah-sekolah lainnya dapat berpredikat sebagai sekolah siaga bencana.
“Ini penting untuk membangun kesadaran mitigasi bencana. Melalui program sekolah siaga bencana, guru-guru dan siswa nantinya mampu menjadi agen maupun pelaku dalam penanggulangan bencana. Mereka juga diharapkan secara aktif menggerakkan masyarakat di lingkungannya,” kata Julisetiono di sela-sela gladi lapang di SMPN 1 Kalasan, Kamis (21/4/2016).

Wilayah Sleman menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun non alam seperti bencana banjir, tanah longsor, angin kencang dan petir. Menurutnya, gladi lapang perlu dilakukan sebagai bekal bagi siswa untuk mengantisipasi kejadian dan bencana yang timbul. Praktik tersebut diharapkan mampu mengurangi resiko korban akibat bencana. Gladi lapang tersebut dilakukan setidaknya setahun sekali. “Ini harus menjadi local wisdom untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana,” ujarnya.

Sementara, Kepala SMPN I Kalasan Muji Rahayu menjelaskan, sebelum dikukuhkan sebagai sekolah siaga bencana tahun ini, sejak 2008 sekolah tersebut ditunjuk sebagai sekolah andalan. Secara akademik, SMPN 1 Kalasan menempati ranking keenam di Sleman dan ranking ke-12 se DIY. Sebagai kelas tipe B, sekolah ini merupakan sekolah berintegritas. Sejak 2010 kami menjadi pelaksana kelas khusus olahraga agar anak didik berprestasi di bidang ini.

lowongan pekerjaan
ERA PLATINUM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Bangjo untuk Citra Kota Solo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/9/2017). Esai ini karya Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah ust.sugeng@gmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áDalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota…