Aneka Nasi Pedas di Sego Pedes Restoran (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos) Aneka Nasi Pedas di Sego Pedes Restoran (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 22 April 2016 07:10 WIB Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos Solo Share :

KULINER SOLO
Aneka Sego Pedes Bikin Lidah Nendang

Kuliner Solo menghadirkan menu nasi pedas.

Solopos.com, SOLO – Tidak bisa dimungkiri nasi merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Hampir semua kalangan dari ekonomi bawah hingga atas mengonsumsi makanan yang satu ini. Bahkan, banyak yang beranggapan belum makan jika belum makan nasi.

Masyarakat juga akan kesulitan melewati hari tanpa memakan nasi. Seenak apapun makanannya, jika belum bertemu dengan nasi pasti ada yang kurang. Apalagi, makanan yang mengandung karbohidrat tinggi ini bisa diolah dan dikombinasikan menjadi beragam kuliner yang lezat.

Nah, di Solo ada salah satu tempat makan yang menyediakan aneka nasi bercita rasa super pedas. Masyarakat bisa menemukan kuliner tersebut di Sego Pedes Restoran yang beralamat di Jl. Hassanudin No. 56 Solo.

Restoran berkonsep wedangan modern itu  memilki puluhan nasi dengan rasa super pedas. Salah satu nasi andalan mereka adalah nasi tuna pedas. Menu ini dikemas tradisional dengan menggunakan daun pisang.

Aroma ikan tuna pedas langsung tercium saat Solopos.com membuka bungkusan nasi tersebut. Menu tersebut begitu sederhana dengan sekepal nasi putih dan irisan ikan tuna lengkap dengan sambal yang menyelimutinya.

Solopos.com mencoba mencicipi irisan ikan tuna dengan sesendok nasi. Dominasi rasa pedas begitu terasa pada ikan tuna ini. Tidak hanya pedas di luar, namun sampai merasuk ke dalam daging. Ikan tuna ini sebelumnya memang dimasak langsung dengan cabai dan bumbu-bumbu khas agar menghasilkan rasa pedas yang mantap. Sementara, rasa gurih pada ikan tuna menjadi sensasi unik pada menu itu.

Selain, nasi tuna pedas, Sego Pedes Restoran memiliki menu nasi sapi pedas. Menu ini juga dibungkus sederhana dengan daun pisang. Daging sapi dimasak dengan terik pedas. Tak mengherankan jika irisan daging sapi begitu pedas dan terasa nendang di mulut.

Pemilik Sego Pedes Restoran, Dicky Sumarsono, menuturkan  nasi tuna pedas dan nasi sapi pedas dijual seharga masing-masing Rp5.500/bungkus. Restoran setempat juga memiliki menu nasi ayam pedas, nasi bebek rica, nasi belut penyet, nasi ayam rica, dan nasi oseng kikil.

“Bermacam sego pedes ini dipilih menjadi menu andalan karena banyak yang suka makanan pedas. Tidak hanya anak muda, tetapi dari anak-anak sampai tua memang banyak yang suka,” katanya saat ditemui Solopos.com di Sego Pedes Restoran.

Tanpa Micin
Dicky memastikan semua menu kuliner yang ditawarkan di restoran setempat dimasak tanpa menggunakan micin. Hal itu untuk menjaga kesehatan pelanggan. Dia mau membuktikan bahwa makanan tanpa micin juga bisa sedap.

“Kami ingin menyampaikan kepada penggemar kuliner, bahwa di sini merupakan wedangan sehat. Makanan di sini tanpa micin. Isu healthy food ini memang harus diperhatikan oleh pengusaha kuliner,” ujarnya.

Restoran berkonsep angkringan setempat juga memiliki bermacam gorengan, sosis, sate, dan beragam jajanan mulai Rp2.500 hingga Rp7.000. Supervisor Sego Pedes Restoran, Dony Desian, mengatakan restoran yang baru buka sepekan lalu itu meluncurkan promo beli tiga nasi bungkus gratis satu bungkus hingga Jumat (22/4/2016).

lowongan pekerjaan
PT Saka Jaya Enggal Cipta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Hoaks

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Berita tentang Saracen, kelompok yang diduga sebagai salah satu pelaku penyebarluasan konten…