Latasha Wilson (Emirates247.com) Latasha Wilson (Emirates247.com)
Jumat, 22 April 2016 22:45 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH TRAGIS
Wanita Ini Tinggalkan Bayinya di Gua Hingga Tewas

Kisah tragis dialami oleh seorang bayi di Missiori, Amerika Serikat.

Solopos.com, MISSOURI – Seorang wanita asal Missouri, Amerika Serikat, diganjar hukuman 15 tahun penjara setelah menelantarkan bayinya di sebuah gua penelitian. Saat ditemukan, bayi itu sudah tak bernyawa.

Latasha Wilson mengaku bersalah atas apa yang dilakukannya. Ia didakwa atas pembunuhan berencana, membahayakan anak, dan meninggalkan mayat. Awalnya ia didakwa dengan pembunuhan tingkat dua.

The Warrensburg Daily Star Journal seperti dikutip Emirates247.com, Jumat (22/4/2016), melaporkan jaksa di pengadilan menyebut Wilson melahirkan bayinya pada Januari 2014 silam di kamar mandi tempatnya bekerja. Bayi laki-lakinya lahir dalam keadaan hidup, tapi Wilson sudah berencana menenggelamkan bayinya di toilet.

Rencana pembunuhan menenggelamkan sang anak gagal. Ia lantas mencari cara lain melenyapkan sang anak. Dibantu rekannya, ia membawa bayi malang itu dan meninggalkannya gua yang biasa digunakan oleh University of Central Missouri untuk penelitian. Setelah beberapa hari, dua orang mahasiswa universitas itu menemukan jasad sang bayi.

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Hoaks

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Berita tentang Saracen, kelompok yang diduga sebagai salah satu pelaku penyebarluasan konten…