Kepala BIN Sutiyoso (kiri), Jaksa Agung HM Prasetyo (kanan) dan Deputi I BIN Sumiharjo Pakpahan (kedua kanan) mengawal terpidana penggelapan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Samadikun Hartono (kedua kiri) sesaatnya tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/4/2016) malam. (JIBI/Solopos/Antara/M Agung Rajasa)
Jumat, 22 April 2016 14:53 WIB Juli Etha Ramaida Manalu/JIBI/Bisnis Hukum Share :

KASUS BLBI
Inilah Aset Samadikun Hartono yang Dijaminkan ke BPPN, Sebelum Buron

Kasus BLBI yang melibatkan Samadikun Hartono telah mencapai proses eksekusi. Dulu, dia pernah hendak menyerahkan asetnya sebelum buron.

Solopos.com,JAKARTA — Samadikun Hartono yang menjadi buronan atas kasus penyelewengan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) selama 13 tahun, akhirnya tiba di di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/4/2016) malam.

Sebelum kabur dan akhirnya menjadi buronan, berdasarkan catatan Bisnis/JIBI Edisi Rabu (22/5/2002), Samadikun pernah berusaha menyelesaikan kewajibannya dengan menyerahkan saham dari sejumlah perusahaan. Namun, saat itu tidak dicapai kesepakatan menyangkut nilai berbagai aset tersebut.

Sebagian besar aset tersebut ternyata juga masuk ke AMC-BPPN karena tersangkut kredit macet. Sementara aset saham masuk ke AMC-BPPN sebagai jaminan untuk melunasi kewajiban sesuai Master of Refinancing and Note Issuance Agreement (MRNIA).

Berikut merupakan aset Samadikun Hartono yang dijaminkan ke Badan Penyelamatan Perbankan Nasional (BPPN).

Daftar aset yang diserahkan samadikun
  PerusahaanBidang usaha
  Awani ModernProyek di Cariu, Trawas, Belitung, Bitung, dan Tiwoho
  Modern GriyareksaProyek di Cakung
  Modern MenaramasProyek di Cakung
  Modern PuratamaProyek di Marunda
  Citicon GriyanugrahaProyek di Bogor
  Erabangun SemestaProyek di Pluit
  Global HotelProyek di Cariu dan Lombok
  New AsiaProyek di Cikande
  Sinar Karya KonstrindoProyek di Cariu
  Cakrawala MultiHotel di Bali, 10 bidang tanah, dan 17 bidang tanah di Modern Land Realty
  Asuransi CignaAsuransi
  Hitachi ConsumerElektronika
  Modern HitachiElektronika
  Dinamina Ardimas

Sumber: BPPN, data Bisnis Indonesia

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…