Ely Sugigi (Instagram) Ely Sugigi (Instagram)
Jumat, 22 April 2016 17:10 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Issue Share :

KABAR ARTIS
Ada Boneka Ely Sugigi di Bali, Begini Wujudnya

Kabar artis Ely Sugigi dibuat boneka barbie di Bali.

Solopos.com, SOLO – Merintis karier sebagai koordinator bayaran, Ely Sugigi sukses bertransformasi menjadi selebriti dan komedian yang dikenal luas masyarakat Indonesia. Ia kerap membintangi berbagai program di layar televisi.

Kepopuleran Ely Sugigi rupanya menginspirasi toko boneka barbie di Bali untuk menjadikan wajahnya sebagai boneka. Merasa bangga dengan apa yang dilihatnya saat menyambangi toko tersebut, Ely pun mengunggah boneka dirinya di Instagram.

Boneka itu terlihat mirip dengan dirinya, terutama pada bagian mata, hidung, serta giginya yang khas. Rambutnya berwarna blonde dan bergelombang di bagian bawahnya.

makasi toko barbie yg dibali uda buat boneka muka aq klu kebali sy pasti kesana sumpah sy ketawa dan terharu,” tulis Ely sebagai caption fotonya, Minggu (17/4/2016).

Boneka barbie Ely Sugigi (Instagram)

Boneka barbie Ely Sugigi (Instagram)

Pengguna Internet (netizen) pun turut mengomentari boneka tersebut. Mereka menyebut, boneka Ely Sugigi unik lantaran belum pernah ada sebelumnya.

Pertama liat barbbie model nya kyk gitu.. lucu unikk..,” tulis akun dedyefza.

Ada juga netizen yang menyebut Ely Sugigi jauh lebih cantik ketimbang boneka tersebut. “AQ suka ko’ bonekanya..tapi mpok Ely jgn bilang donk bonekanya mirip muka mpok Ely.gk miriplah lah..menurut aq sih mpok Ely cantik orgnya cantik pula hatiny.sukses buat mpok ely,” ujar akun cristhabel_aprieltalita.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…