Logo Persija (Liputan6.com) Logo Persija (Liputan6.com)
Jumat, 22 April 2016 00:50 WIB JIBI/SOLOPOS/Bola.com Indonesia Share :

ISC A 2016
Persija Masih Cari Penyerang

ISC A 2016 segera digelar. Meski demikian, sampai saat ini Persija Jakarta masih mencari pemain di posisi penyerang.

 

 

Solopos.com, JAKARTA — Persija Jakarta akhirnya memberikan kontrak kepada tiga pemain asing. Satu bek dan dua gelandang itu, yakni William Pacheco (bek), Rafael dos Santos Lima dan Hong Soon-hak (gelandang). Ketiganya merupakan pilihan pelatih Paulo Camargo.Dengan begitu, dipastikan ketiganya jadi punggawa klub ibu kota negara itu di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented IM3 Ooredoo.

Sebagai catatan, William dan Rafael Lima sudah sebulan menjalani seleksi di tim Macan Kemayoran. Keduanya juga sudah jadi andalan saat Trofeo Persija lalu.

Sedangkan Hong Soon-hak merupakan muka baru di jajaran pemain asing yang melakukan seleksi di Persija. Tetapi, berkat rekam jejak yang cukup menawan di klub Samsung Suwon Bluewings, pemain 35 tahun itu pun menjadi pilihan Camargo di lini tengah sekaligus memenuhi kuota pemain asing Asia.

Keputusan Camargo memilih tiga pemain itu terbilang tak mudah. Pasalnya, dari ketiga pemain asing tersebut, pelatih asal Brasil itu tidak menyertakan dua pemain asing berposisi striker, yakni Gilbert Fiamenyo dan Patrick da Silva. Hal itu disebabkan ketidakpuasan Camargo dengan penampialan dua pemain tersebut.

Dalam satu kesempatan, mantan pelatih Persibo Bojonegoro itu sempat mengeluhkan berat badan Fiamenyo yang terlihat tambun. Hal itu menyebabkan pergerakan Fiamenyo sedikit lambat sehingga membuat Camargo harus berteriak agar sang pemain dapat bergerak dinamis.

“Saya belum puas dengan penyerang yang ada. Gilbert (Fiamenyo) punya kontrol bola yang bagus, namun dia harus bisa mengurangi berat badannya. Itu mengganggu pergerakannya di lapangan,” jelas Camargo.

Sedangkan Patrick da Silva tidak menunjukkan kemajuan signifikan. Pemain asal Brasil itu terbilang mandul untuk ukuran striker asing. Patrick hanya mampu mencetak dua gol selama menjalani seleksi di Persija. Dua gol Patrick tersebut terjadi saat melawan tim Pra PON Yogyakarta dan Barito Putera dalam laga uji coba.

Jadi, Persija tampaknya masih mencari pemain di posisi striker. Apalagi kini hanya tersisa dua pemain depan, yakni Rachmat Afandi dan Aldy Al Achya. Kondisi tersebut dinilai tidak ideal bagi klub dengan ambisi besar seperti Persija untuk mengarungi turnamen dengan sistem kompetisi panjang.

Tim Macan Kemayoran pun harus bergerak cepat untuk mencari pemain di posisi striker. Kabarnya, Persija akan kedatangan pemain muda asal Brasil yang masih akan diseleksi lagi.

Selain itu, Bambang Pamungkas juga belum tentu bisa bergabung dengan Persija. Meski Presiden Persija, Ferry Paulus, sempat mengatakan Bepe berkomitmen membela Si Merah-Putih di TSC IM3, sang pemain baru bisa memastikan apakah bakal balik ke persija atau tidak dalam pekan ini.

Pada laga perdana sekaligus partai pembuka TSC 2016, Persija harus meladeni Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura. Mau tidak mau, klub yang berdiri November 1928 harus menentukan satu jatah pemain di pos depan jika tak mau terlihat mandul dan kekurangan dalam hal mencetak gol.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…