Jembatan gantung (JIBI/Harian Jogja/Solopos)
Jumat, 22 April 2016 18:15 WIB Indah Septiyaning W/JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Kota Solo Bakal Miliki Jembatan Gantung, Ini Lokasinya

Infrastruktur Solo, jembatan gantung akan mirip dengan jembatan gantung di Selo, Boyolali.

Solopos.com, SOLO–Kota Solo bakal memiliki jembatan gantung dibangun di sisi barat Jembatan Tirtonadi dengan dibiayai Pemerintah Pusat. Jembatan gantung bakal mengandopsi jembatan gantung di Selo Boyolali.

Proyek dikerjakan multiyears mulai tahun ini, ditargetkan menjadi magnet destinasi wisata baru di Kota Bengawan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo Endah Sitaresmi Suryandari mengemukakan ada dua paket pekerjaan Pemerintah Pusat untuk pembangunan jembatan Tirtonadi. Kedua paket pekerjaan itu meliputi pembangunan jembatan baru Tirtonadi dan jembatan gantung. Sita mengatakan proyek dibiayai Pemerintah Pusat sekaligus penyusunan desain engineering design (DED).

“Jembatan Tirtonadi akan dibuat dobel. Sekarang ada satu jembatan, nanti dibuat satu jembatan lagi di sisi barat jembatan lama. Nah ‘bonus’nya dapat jembatan gantung,” kata Sita, sapaan akrabnya ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Jumat (22/4/2016).

Sita menuturkan Pemerintah Pusat mengubah desain perencanaan pembangunan jembatan Tirtonadi. Semula, jembatan dibangun empat lajur, perinciannya dua lajur untuk kendaraan dan dua lajur lainnya untuk pejalan kaki. Kemudian, desain diubah untuk lajur pejalan kaki akan dibangun jembatan tersendiri berupa jembatan gantung. “Jembatan gantung nanti sejalan dengan pengembangan wisata air di Kali Anyar. Nanti di sana akan dibangun Embung Tirtonadi, selain untuk tempat tampungan air juga sebagai tempat wisata,” katanya.

Setidaknya, Sita mengatakan ada lima hunian warga setempat yang bakal terdampak pembangunan jembatan Tirtonadi dan jembatan gantung. Perincian detailnya, tiga hunian terdampak jembatan Tirtonadi dan dua hunian terdampak jembatan gantung. Sita mengatakan anggaran pembebasan lahan ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot). Pada tahun ini, Pemkot menyiapkan anggaran Rp1,5 miliar untuk ganti rugi.

“Appraisal (penaksiran) ganti rugi bangunan sudah dilakukan sejak 2015 lalu,” ujar Sita yang enggan merinci lebih lanjut taksiran ganti rugi bangunan tersebut.

Sita mengungkapkan proyek jembatan ditekel langsung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU dan PR).  Sementara Pemkot hanya melakukan pembebasan lahan. Saat ini proyek pembangunan baru memasuki tahapan lelang. Proyek dikerjakan bertahap (multiyears).

“Setelah jembatan baru selesai, jembatan lama juga akan perbaikan jembatan,” katanya.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan taman Tirtonadi bakal terdampak  pembangunan jembatan. Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan ke depan akan dilakukan pemugaran taman tersebut. “Taman akan dikemas dengan lebih baik lagi karena nanti di sana menjadi destinasi wisata air kalau embung sudah dibangun,” katanya.

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…