Tulisan Eiichiro Oda terkait gempa Jepang. (Twitter.com)
Jumat, 22 April 2016 12:30 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

GEMPA JEPANG
Kampungnya Hancur, Ini Kata Komikus One Piece

Gempa Jepang menghancurkan kampung pencipta manga One Piece.

Solopos.com, KUMAMOTO – Pencipta anime manga One Piece, Eiichiro Oda menyatakan turut berduka cita atas gempa bumi beruntun yang memporak-porandakan perfektur Kumamoto, Jepang.

Lewat coretan tangannya yang diunggah ke Twitter, Rabu (19/4/22016), Oda mengaku sangat khawatir ketika bencana dahsyat itu terjadi. Sebab selain merupakan kampung kelahirannya, Kumamoto adalah tempat tinggal keluarga besar Oda.

”Kumamoto, tempat saya lahir dan keluarga saya tinggal di sana. Saya lega bisa menghubungi mereka dan ternyata semuanya selamat. Meski mereka takut, bersama warga lainnya mereka berusaha bertahan. Betapa kuatnya mereka,” tulis Oda.

Pria 41 tahun itu menambahkan, dirinya ingin secepat mungkin mengunjungi lokasi penampungan korban gempa untuk memberi bantuan. Ia juga berharap pemerintah Jepang dapat segera mengambil tindakan sebelum tenaga para korban habis.

Sedangkan untuk korban yang masih anak-anak, Oda memberi ucapan semangat lewat tokoh utama One Piece, Luffy. ”Jangan menyerah!! Saya segera ke sana!”

Gempa Jepang terjadi dalam dua gelombang. Pertama berkekuatan 6,5 skala richter (SR) sedangkan gelombang kedua lebih dahsyat, yakni 7,3 SR. Sejauh ini tercatat ada 48 korban tewas, 1.500 korban luka, dan tiga orang dinyatakan hilang.

Gempa juga menyebabkan jalan tol, jalur kereta, serta lebih dari 8.700 bangunan rusak berat. Akibatnya lebih dari 100.000 penduduk setempat harus tinggal di 660 titik fasilitas umum yang disulap menjadi penampungan darurat.

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…