Demo ratusan warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal di PTUN Jogja, Senin (18/4/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Demo ratusan warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal di PTUN Jogja, Senin (18/4/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 22 April 2016 17:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BANDARA KULONPROGO
Pengajuan PK Penetapan IPL Bandara Kulonprogo Ditolak

Bandara Kulonprogo semakin mendekati realisasi pembangunan dengan ditolaknya permohonan PK yang diajukan warga

Solopos.com, JOGJA-Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jogja menolak berkas peninjauan kembali (PK) yang diajukan petani Kulonprogo yang menolak pembangunan New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA).

“Kami tidak bisa menindaklanjuti pendaftaran PK karena sudah ada mekanisme peradilan,” kata Pejabat Humas PTUN Jogja, Umar Dhani saat dihubungi, Jumat (22/4/2016).

Umar mengatakan PK diajukan setelah keluar Peraturan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Beracara dalam Sengketa Penetapan Lokasi Pembangunan untuk Kepentingan Umum pada Peradilan Tata Usaha Negara.

Dalam Perma yang terbit pada Februari lalu itu, kata Umar, kasasi merupakan akhir dari proses hukum, artinya tidak ada upaya hukum luar biasa berupa PK. “Mereka mendaftarkan PK setelah keluar Perma baru, jadi kami tidak bisa memprosesnya,” kata Umar.

Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi dari Pemda DIY atas putusan PTUN yang membatalkan Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 68/Kep/2015 tentang Penetapan Izin Lokasi Pembangunan (IPL) Bandara baru di DIY. Putusan kasasi MA tertuang dalam Nomor 07/G/2015/PTUN.Yk/456K/TUN/2015.

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….