Vacum cleaner (Youtube.com) Vacum cleaner (Youtube.com)
Kamis, 21 April 2016 01:30 WIB Evi Handayani/JIBI/Solopos.com Fokus Share :

TIPS RUMAH
Begini Cara Bikin Vacuum Cleaner dari Botol Bekas

Tips rumah memberikan cara alternatif membuat alat-alat kebersihan.

Solopos.com, SOLO — Untuk membersihkan debu di karpet atau gorden, Anda perlu menggunakan alat pengisap debu vacuum cleaner. Sayangnya, harga vacuum cleaner masih terbilang mahal dan bila digunakan, memerlukan daya listrik tinggi.

Terkait dengan itu, Anda tidak perlu khawatir. Vacuum cleaner bisa Anda buat sendiri dengan memanfaatkan botol bekas.

Trik membuat vacuum cleaner murah meriah yang tak menyedot banyak daya ini, diunggah akun Youtube Navin Khambhala # crazyNK, 7 April 2016 lalu.

Beberapa benda yang perlu Anda siapkan untuk membuat vacuum clenaer ini adalah botol minuman bekas ukuran satu liter, satu kaleng minuman ukuran sedang, gunting, silet, double tip, lem, tutup botol bekas, selang sedot, dan rangkaian elektronik.

Potong botol bekas minuman jadi tiga bagian, buang bagian tengah. Lalu, pipihkan kaleng minuman, buat melingkar sesuai ukuran diameter botol minuman plastik.

Belah kaleng minuman yang telah Anda pipihkan menjadi delapan bagian. Lengkungkan sedikit tiap belahan kaleng, sehingga membentuk seperti baling-baling.

Kemudian, buat beberapa lubang pada bagian bawah botol plastik, Anda bisa menggunakan alat pengebor kecil atau dengan paku yang dipanaskan.

Pasang rangkaian elektronika dengan bagian tengah baling-baling. Lalu tempelkan double tip di mulut botol plastik.

Masukkan baling-baling berangkaian listrik. Kemudian masukkan selang penyedot pada mulut leher botol. Tutup bagian badan botol dengan leher botol. Jangan lupa mengelemnya. Vacuum cleaner mungil siap Anda gunakan.

Untuk lebih jelas, Anda bisa melihat langsung ke sumber rekaman video pembuatan vacuum cleaner ini, ke link https://www.youtube.com/watch?v=jkQsBD5WtDo.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…