Patung Kuda Solo Baru (Skyscrapercity.com) Patung Kuda Solo Baru (Skyscrapercity.com)
Kamis, 21 April 2016 21:25 WIB Bony EKo W/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PENGANIAYAAN SUKOHARJO
Manfaatkan Teknologi, Tim Lacak Pelaku Penusukan di Solo Baru

Penganiayaan Sukoharjo berujung pada tewasnya Fredy di Solo Baru menemui titik terang.

Solopos.com, SUKOHARJO — Polres Sukoharjo membentuk tim khusus yang bertugas memburu pelaku kasus penusukan menewaskan Fredy Agus Prayitno, 19, warga RT 03/RW 03, Dusun Jatiagung, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, di sekitar Patung Kuda, Solo Baru pada Selasa (12/4/2016) lalu.

Baca Juga:
Kisah Kakak Fredy Sebelum Fredy Tewas Ditikam
Polisi Selidiki 2 CCTV
Gara-Gara Serempetan Motor, Nyawa Melayang

Tim khusus itu disebar untuk melacak keberadaan para pelaku yang identitasnya telah dikantongi polisi. Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, mengatakan telah mengetahui identitas para pelaku yang menusuk Fredy pada dini hari.

Berbekal identitas itu, tim khusus yang berasal dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sukoharjo memburu keberadaan pelaku. “Tim khusus selalu mobile dan stand by melacak keberadaan pelaku. Kami akan bekerja all out untuk menemukan pelaku,” kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (21/4/2016).

Petugas juga tengah mencari keberadaan barang bukti berupa sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam dan senjata tajam (sajam) milik pelaku yang digunakan untuk menusuk Fredy. Hingga sekarang, barang bukti itu belum ditemukan petugas.

Berbagai keterangan dari para saksi masih dianalisa secara mendalam selama proses penyelidikan. Hal ini dilakukan untuk mengungkap kasus penusukan secepatnya.

Olah TKP

“Hasil pemeriksaan para saksi dikumpulkan dan dicocokkan dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam waktu dekat, mudah-mudahan ada hasilnya,” papar dia.

Petugas telah memeriksa tujuh saksi termasuk kakak kandung Fredy, Riyadi Srihartanto. Selain itu, petugas juga memintai keterangan Wahyudi yang berboncengan dengan Riyadi saat kejadian. Hasil pemeriksaan dikumpulkan dan dianalisis untuk mengungkap kasus tersebut. Proses penyelidikan juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk melacak keberadaan para pelaku.

Ketiga pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam dari selatan menuju utara. Ketiga pelaku tak memakai helm saat mengendarai sepeda motor. Mereka berserempetan dengan Fredy yang sendirian mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan.

Sebelum ditikam, Fredy sempat terlibat cekcok mulut dan berkelahi dengan para pelaku. Fredy ditikam di bagian punggung dan perut oleh salah satu pelaku menggunakan senjata tajam (sajam).

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…