Kusmayadi alias Agus,31, (detikcom)
Kamis, 21 April 2016 13:00 WIB JIBI/Solopos/Newswire Peristiwa Share :

PEMBUNUHAN TANGERANG
Bermula dari Curhat, Ini Kisah Asmara Terlarang Agus dan Nur Atikah

Pembunuhan di Tangerang disertai mutilasi dengan korban Nur Atikah diungkap polisi.

Solopos.com, JAKARTA – Kusmayadi alias Agus,31, memiliki hubungan asmara dengan korban mutilasi yang dihabisi nyawanya, Nur Atikah alias Nuri,33. Keduanya telah menjalin asmara terlarang itu selama sekitar 7 bulan.

“Yang bersangkutan mengaku telah punya hubungan dengan korban sejak September 2015,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada detikcom, Kamis (21/4/2016).

Kisah asmara keduanya dimulai ketika Agus dipindah tugaskan dari Rumah Makan Padang Gumarang di Cikande, Serang ke Cikupa, Tangerang. Agus pindah ke Rumah Makan Padang Gumarang, Cikupa 2 hari sebelum Nuri keluar dari tempat tersebut pada Juli 2015.

“Di situ mereka kenalan, korban kan tadinya sebagai pelayan di situ, tapi kemudian keluar. Kemudian suka kontak-kontakan sampai akhirnya terjalin hubungan,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, sejak keluar dari rumah makan tersebut, keduanya masih berhubungan via telepon dan SMS. Saat itu keduanya belum menjalin hubungan asmara.

“Kemudian satu bulan setelah itu lost contact. Sampai kemudian korban hubungin Agus lagi, tanya kabar dan sering kontak-kontakan lagi,” imbuhnya.

Hingga satu saat, Nuri menghubungi Agus dengan maksud untuk curhat. Hal ini kemudian disambut baik Agus yang kemudian mengajaknya bertemu di KFC Citra Raya, Cikupa, Tangerang.

“Pas ketemu itu pelaku mengaku masih bujang dan Nuri mengaku janda,” imbuhnya.

Kemudian keduanya sepakat untuk mencari tempat tinggal di kontrakan H Malik dekat Pasar Cikupa. Setelah itu, cinta di antara keduanya pun bersemi.

“Setelah tinggal serumah keduanya kerap melakukan hubungan badan. Akhirnya Nuri mengetahui bahwa pelaku memiliki istri dan terjadi pertengkaran,” tambahnya.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….