Ceramah Felix Siauw yang sedang heboh di Youtube. (Istimewa)
Kamis, 21 April 2016 14:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Politik Share :

MOST POPULAR YOUTUBE
Bahas Penyesatan Gaya Syaitan, Felix Siauw Singgung "Pemimpin Kafir Amanah"

Most popular Youtube kali ini justru menghadirkan ceramah Ustaz Felix Siauw.

Solopos.com, JAKARTA – Penceramah muda, Ustaz Feliz Siauw, menyinggung soal memilih pemimpin dalam salah satu video ceramahnya. Dalam video itu, Ustaz keturunan Tionghoa itu menjelaskan tentang godaan terbesar setan.

Tak seperti biasanya, kanal tren Youtube siang ini, Kamis (21/4/2016), diisi video ceramah Ustaz Felix Siauw. Ceramah ini rupanya mencuri perhatian publik dunia maya (netizen) lantaran menyinggung perbandingan memilih pemimpin non-muslim yang baik atau pemimpin muslim yang terlibat korupsi.

Video ini diberi judul Memilih Diantara dua Kebaikan dan diunggah di laman https://www.youtube.com/watch?v=_3EyqAYuTwk oleh akun YukNgajiID. Video ini dintonton puluhan ribu kali dan dibagikan oleh sejumlah akun di media sosial dan forum Internet.

Dalam video yang direkam di Taman Masjid Shehzade, Istanbul, Turki, itu Ustaz Felix mengatakan dalam kehidupan ini banyak sekali penyesatan-penyesatan yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk membuat orang salah berpikir.

Dia lantas mengatakan salah satu diantaranya adalah penyesatan gaya syaitan. “Dan penyesatan paling parah dari gaya syaitan ini adalah dengan gaya “mendingan”,” katanya.

Dia membandingan mendingan mana orang yang salat sekali atau yang tidak pernah salat sama sekali. Selain itu dia juga membandingkan orang yang memakai jilbab dengan sembarangan atau yang tidak memakai sama sekali.

Setelah penjelasan ini, Felix lantas membandingkan lebih baik memakan makanan haram atau tidak makan dan mati. Selanjutnya dia menyinggun masalah memilih pemimpin.

“Mendingan kafir amanah, atau muslim korupsi? Ini juga sesuatu yang salah,” katanya. “Ini juga salah, kenapa? Karena tatkala kita berbicara seperti ini maka syaitan menyesatkan diri kita dan menghilangkan idealisme dalam diri kita,” lanjutnya lagi.

Setelah itu dia menjelaskan dasar argumennya hingga ditutup dengan sebuah kalima,”Jadi, stop memaksakan kata mendingan dalam 2 hal buruk. Gunakanlah mendingan pada tempatnya, yaitu dalam 2 hal baik.”

Ceramah Ustaz Felix Siauw ini sebenarnya menerangkan tentang perlunya menjaga idealisme. Orang perlu berusaha untuk mencari hal-hal terbaik dalam hidupnya agar terhindar dari memilik diantara dua keburukan.

Namun, sejumlah pihak mengaitkan ceramah yang direkam November 2015 silam ini dengan panasnya Pilkada DKI Jakarta. Tak cuma itu, Ustaz Felix bahkan dituding menyindir pernyataan Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…