Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 21 April 2016 18:15 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

KECELAKAAN KARANGANYAR
2 Korban Meninggal Laka Colomadu Ternyata Pasutri, Ini Kronologi Satria Tabrak Pohon

Kecelakaan Karanganyar menewaskan pasangan suami istri.

Solopos.com, KARANGANYAR — Pasangan suami istri warga Bolon, Colomadu meninggal akibat kecelakaan di dekat Lapangan Colomadu, Paulan, Colomadu, Karanganyar, Kamis (21/4/2016) pagi.

Pasangan suami istri (pasutri) Miftakhul Hudha, 29, dan istrinya, Omega Jauhara Mohammad, 29, meninggal dunia setelah sepeda motor Suzuki Satria FU dengan nomor polisi (nopol) AD 4262 PT yang dikendarai mereka menabrak pohon di Jl. Adi Sucipto, dekat lapangan Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Karangnyar, Kamis (21/4) pagi.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan pasutri warga Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar ini meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Surakarta, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo.

“Setelah menabrak pohon kendaraan Suzuki Satria itu terpental ke kanan menimpa kendaraan Yamaha Mio yang berjalan searah dengan Suzuki yaitu dari timur [dari arah Solo ke barat arah Colomadu]. Karena Suzuki itu berjalan kencang dan kelihatannya tidak terkendali,” kata salah seorang warga setempat Yono, 60, saat menceritakan kejadian.

Menurut dia ketika itu kendaraan Yamaha Mio dengan nopol AD 3172 IO yang belakangan diketahui dikendarai Sistanta, 27, warga Gonilan, Kartasura, berjalan searah berada di belakang korban.

Namun setelah kendaraan korban menabrak pohon, Yamaha Mio menjadi menyalip sehingga tertimpa korban yang terpental ke kanan. Kendati demikian Sistanta hanya mengalami luka ringan.

 

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…