Ilustrasi (Antarafoto)
Kamis, 21 April 2016 14:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

HARGA KEBUTUHAN POKOK
Telur Bebek Langka di Jogja

Harga kebutuhan pokok di Jogja mengalami fluktuatif

Solopos.com, JOGJA-Persediaan telur bebek di pasar tradisional semakin menipis. Bahkan di Pasar Demangan, sejumlah pedagang terpaksa tidak menjual salah satu bahan pangan ini karena setok di peternakan kosong. Hal ini sudah dialami selama satu bulan.

“Satu bulan ini kosong. Lha ini setoknya enggak ada. Yang ada telur asin, ini pun setok kemarin,” kata salah satu pedagang telur bebek Pasar Demangan, Petrus, kepada Harian Jogja Rabu (20/4/2016).

Biasanya Petrus mendatangkan telur dari peternak bebek asal Klaten, Madiun, dan sebagian kecil dari Tamanan, Bantul. Namun menurut penuturan Petrus, beberapa penyetok mengaku setok telur bebek kosong karena sulit berproduksi. Beberapa bebek juga mati.

Telur bebek biasa ia jual dengan harga Rp2.500 per butir sementara telur asin dijual Rp2.700 per butir. Biasanya, ia mendatangkan telur setiap dua minggu sekali sebanyak 1.000 butir. “Sekarang mau pesan 600 butir saja tidak tersedia,” kata dia. Akibatnya tidak sedikit pelanggan yang kecewa, terutama pengusaha martabak.

Petrus mengatakan, musim hujan yang sedang berlangsung saat ini disinyalir menjadi penyebab produksi telur bebek menurun. Hal ini dibenarkan Dosen Laboratorium Ternak Unggas Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Sudaryati. Menurutnya produksi telur bebek saat musim hujan berkurang karena persediaan makanan di lapangan minim.

Selain memberi pakan bekatul di rumah, biasanya peternak menggembalakan bebek-bebeknya di sawah untuk mencari makanan. Di sawah, bebek bisa mendapatkan makanan tambahan berupa padi, biji-bijian atau tanaman air lainnya, dan juga ikan-ikan kecil di sungai.

Namun, pada musim hujan yang bersamaan dengan masa panen padi seperti ini, suplai makanan untuk bebek menjadi berkurang sehingga mempengaruhi produksi telur. Bebek yang idealnya memproduksi telur sehari sekali, musim seperti ini bisa jadi tidak berproduksi. “Kalau di daerah Pantura sana masih bisa dikasih makan ikan-ikan murah,” kata Sri.

Sementara untuk persediaan telur ayam broiler dan telur ayam kampung terpantau aman. Meski harga telur ayam saat ini mencapai Rp19.000 per kg tetapi pasokan harian untuk pedagang masih terkendali. Untuk telur ayam broiler dijual Rp19.000 per kg sementara telur ayam kampung Rp2.000 per butir.

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…