Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gunungkidul, Selasa (7/1). (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Kamis, 21 April 2016 17:20 WIB Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

DATA PENDUDUK
Banyak Warga Tak Punya Catatan Administrasi Kependudukan

Data penduduk di Bantul akan ditertibkan

Solopos.com, BANTUL– Dinas Kependidikaan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul akan melakukan pendataan untuk warga rentan administrasi kependudukan (adminduk) di wilayah Bantul. Target awal pendataan ini nantinya akan menyasar kurang lebih sekitar 500 warga rentan yang masih belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepala Dinas Disdukcapil Bantul, Fenti Yusdayati mengatakan pendataan ini dilakukan untuk kepentingan pendataan warga Bantul.

“Para penduduk yang rentan di wilayah Bantul antara lain yang tinggal di panti asuhan, panti sosial, maupun warga pendatang yang sudah lama tinggal dibantul namun belum memiliki KTP,” ujarnya, Rabu (20/4/2016).

Dari jumlah target awal tersebut,  Disdukcapil baru akan memulai di beberapa kecamatan saja belum menyasar ke seluruh kecamatan yang ada di Bantul.

“Pendataan ini akan disosialisasikan ke beberapa kecamatan yang dinilai memiliki penduduk rentan terbanyak mulai tanggal 28 April, kemudian setelah sosialisasi dan laporan jumlah penduduk rentan oleh dukuh, kemudian pada bulan Agustus nanti Surat Keterangan Orang Tinggal (SKOT) akan segera turun,” katanya.

Menurut Fenty kemudian pihaknya masih akan melakukan rekam data dan rekam sidik jari bagi warga rentan adminduk yang telah memiliki SKOT tersebut

“Rekam data dan sidik jari tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya data yang sama atau menghindari untuk para peduduk tersebut memiliki KTP lebih dari satu,” tegasnya.

Kemudian setelah tahap itu dan memang tidak ditemukan data ganda, barulah para penduduk rentan adminduk tersebut bisa menerima KTP yang sama dengan warga lain yakni EKTP.

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…