Daffa Daffa Farros Oktoviarto menunjukkan piagam penghargaan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, di SD Kalibanteng Kidul 01, Kecamatan Semarang Barat Jl. W.R. Supratman, Rabu (20/4/2016). (Insetyonoto/JIBI/Semarangpos.com) Daffa Daffa Farros Oktoviarto menunjukkan piagam penghargaan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, di SD Kalibanteng Kidul 01, Kecamatan Semarang Barat Jl. W.R. Supratman, Rabu (20/4/2016). (Insetyonoto/JIBI/Semarangpos.com)
Kamis, 21 April 2016 19:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Semarang Share :

BOCAH CEGAT PEMOTOR
Kata Gubernur Ganjar Aksi Daffa Bentuk Revolusi Mental

Bocah cegat pemotor Daffa Farros Oktoviarto mencuri perhatian publik.

Solopos.com, SEMARANG — Bocah cegat pemotor di trotoar, Daffa Farros Oktoviarto, 9, mendadak jadi perhatian publik karena aksinya mencegat pengendara sepeda motor di trotoar kawasan Kalibanteng, Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sikap Daffa yang berani menghalau pengemudi sepeda motor yang naik ke trotoar sebagai salah satu bentuk aksi revolusi mental.

“Daffa sebenarnya sedang menunjukkan revolusi mental dan bagian representasi dari kerinduan masyarakat akan orang hidup tertib,” kata Ganjar di Semarang, Kamis (21/4/2016) sebagaimana dikutip Antara.

Atas sikap Daffa tersebut, Ganjar menilai bahwa anak bernama lengkap Daffa Farros Oktoviarto itu layak diapresiasi berbagai pihak.

“Daffa harus kita apresiasi, Daffa adalah generasi muda waras dan sadar betul bahwa itu (bersepeda motor melewati trotoar) melanggar aturan,” ujarnya.

Menurut Ganjar, orang-orang yang melanggar suatu peraturan itu seharusnya malu dan menjadikan rasa malu sebagai kontrol diri untuk tidak melakukan hal-hal yang menyimpang.

“Mau ‘nyuap’ malu, mau korupsi malu, maka kita tidak perlu berbicara antikorupsi,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Terkait dengan keinginan Daffa untuk bertemu orang nomor satu di Provinsi Jawa Tengah itu, Ganjar mengatakan bahwa hal tersebut bisa dilakukan kapan saja. “Daffa bisa bertemu saya setiap saat, kalau untuk anak berprestasi dan berani tidak usah pakai jadwal, telepon saya, boleh ke kantor atau ke rumah (dinas),” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, secara kebetulan aksi Daffa terekam netizen dan menggungahnya dalam facebook sehingga membuat bocah kecil itu populer, apalagi setelah Hendi ikut mengunggah di jejaring sosialnya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…