Ilustrasi LP Madiun (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Madiunpos.com) Ilustrasi LP Madiun (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Madiunpos.com)
Rabu, 20 April 2016 05:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

RAZIA MADIUN
Tim Gabungan Tak Temukan Narkoba di LP Madiun, Tapi...

Razia Madiun menyasar LP setempat namun tak ditemukan adanya narkoba.

Solopos.com, MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (LP/Lapas) Kelas 1 Madiun menjadi salah satu sasaran dalam Operasi Bersinar 2016 untuk mengantisipasi peredaran narkoba. Operasi itu dilaksanakan petugas gabungan Polres Madiun Kota dan LP Madiun.

“Lapas menjadi lokasi dilakukannya operasi karena tempat tersebut dinilai rawan peredaran narkotika,” ujar Kepala LP Kelas 1 Madiun Anas Saepul Anwar kepada wartawan di Madiun, Selasa (19/4/2016).

Ia menyatakan hasil penyisiran petugas di tiap sel, tidak ditemukan adanya narkoba. Namun petugas gabungan menemukan kartu ATM, korek api, pisau lipat, tutup bong, dan sejumlah pipet yang diduga usai digunakan untuk mengonsumsi narkoba.

“Adapun, barang bukti tutup bong dan pipet tersebut ditemukan petugas telah dibuang di tempat sampah,” kata Saepul.

Ia mengakui diduga kuat masih ada praktik peredaran narkoba di dalam LP Madiun, hal itu diperparah dengan sistem keamanan LP setempat yang minim.

“Dimungkinkan masih ada penyalahgunaan narkoba di lapas. Lemahnya sistem keamanan lapas dan keterbatasan personel menjadi faktor pendorong,” kata dia.

Saepul menjelaskan fasilitas kamera pengintai (CCTV) masih sangat terbatas, selain itu jumlah personel juga jauh dari ideal.

Jika idealnya setiap regu terdapat 40 orang, saat ini di LP setempat hanya 13 orang. Selain itu, keberadaan kamera hanya di delapan titik padahal idealnya di 16 titik.

“Apalagi, kapasitas Lapas Madiun sudah jauh dari ideal. Dimana, Lapas Madiun seharusnya berkapasitas 516 narapidana, namun saat ini diisi sekitar 1.063 narapidana dan tahanan,” terang dia.

Dari jumlah tersebut, ia menyebut sebanyak 50 persennya merupakan narapidana dan tahanan atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Sementara, dalam pelaksanaan Operasi Bersinar 2016 di lapas setempat, Polres Madiun Kota melibatkan sebanyak 90 anggotanya.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…