JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral DIY, Rani Sjamsinarsi memotong tumpeng sebagai penanda dimulainya revitalisasi pedestrian di Malioboro, Yogyakarta, Selasa (19/04/2016). Program refitalisasi bekas lahan parkir sepeda motor ini akan dimuali dengan pembongkaran lantai, penanaman pohon dan pemasangan street furniture di kawasan pedestrian tersebut.
Rabu, 20 April 2016 13:55 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PENATAAN MALIOBORO
Pembangunan Trotoar Malioboro Dimulai, Ini Tahapannya

Penataan Malioboro mulai dilakukan, yakni pembangunan trotoar

Solopos.com, JOGJA— Proses revitalisasi fisik Malioboro resmi dimulai. Ditargetkan akhir 2016 trotoar sisi timur mulai dari depan hotel Inna Garuda hingga Ketandan.

Dimulainya pengerjaan fisik revitalisasi Malioboro ditandai dengan kenduri dan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Walikota Jogja Haryadi Suyuti di sisi utara Malioboro. Selanjutnya PT Suci Karya Badinusa sebagai kontraktor untuk renovasi tahap pertama akan segera memulai tugasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Rani Sjamsinarsi memaparkan pembangunan revitalisasi Malioboro tahap pertama akan dibagi menjadi dua paket.

Paket pertama merupakan pembangunan dari Inna Garuda sampai hotel Mutiara. Paket inilah yang akan mulai pengerjaannya.

Sementara paket kedua akan menggarap ruas trotoar dari Mutiara hingga Ketandan. Paket kedua saat ini sedang dalam proses tender dan ditargetkan segera menyusul pengerjaan paket pertama yang sudah lebih dahulu berlangsung.

“Dua paket ini jalannya simultan dan ditarget selesai akhir 2016, sengaja dibagi menjadi dua paket untuk mempercepat pengerjaan saja,” kata dia.

Rani menambahkan revitalisasi Malioboro secara total ditarget selesai 2019 mendatang. Setiap tahun sudah ada rencana ruas jalan yang akan dikembangkan.

Tahun 2017 mendatang pengerjaan akan berpindah menyentuh sisi barat trotoar di sepanjang Malioboro dan trotoar sisi timur dari Ketandan hingga Titik Nol.

Tahun 2018 giliran trotoar sisi timur dan barat di sepanjang Margautomo serta trotoar sisi barat ruas Ketandan-Titik Nol. Proyek revitalisaai akan dipungkasi 2019 dengan target renovasi trotoar di ruas jalan Pangurakan.

“Total anggarannya sekitar Rp124,3 miliar, untuk tahun ini anggarannya Rp24 miliar,” kata dia.

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….