g@harianjogja.com) Warga dan Polsek Ngampilan mengevakuasi jenazah Sulastri (JIBI/Harian Jogja/Ist) g@harianjogja.com) Warga dan Polsek Ngampilan mengevakuasi jenazah Sulastri (JIBI/Harian Jogja/Ist)
Rabu, 20 April 2016 08:55 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

KECELAKAAN JOGJA
Buang Air Berakhir Duka

Kecelakaan Jogja terjadi di Kali Winong.

Solopos.com, JOGJA— Sesosok jenazah perempuan ditemukan tersangkut di tepi Kali Winong di dekat jembatan Serangan, Ngampilan Selasa (19/4/2016) Warga setempat pun gempar dan segera mencoba melakukan evakuasi.

Dari informasi yang dihimpun Solopos.com, jenazah atas nama Sulastri, 75 warga Jlagran itu ditemukan tersangkut di patok bekas karamba sekitar pukul 07.30 pagi. Warga langsung menghubungi Polsek Ngampilan untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Ngampilan, Kompol Kusila mengatakan setelah pemeriksaan tidak ditemukan indikasi adanya tindak kekerasan yang dialami korban. Tubuh korban bersih tanpa bekas luka.

Setelah dilakukan pendalaman, pihaknya menerima informasi Sulastri sedang akan buang air sekitar pukul 04.00 WIB di sekitar rumahnya. Malang, Sulastri tergelincir dan tercebur ke kali Winongo.

“Saat itu tinggi permukaan air naik sekitar 30-40cm,” tutur Kusila.

Sulastri yang diperkirakan tak bisa berenang pun tenggelam dan terbawa arus sampai di tempat jenazahnya ditemukan. Kronologi itu sekaligus menjelaskan kondisi Sulastri yang hanya mengenakan kebaya saat ditemukan.

“Ini murni kecelakaan,” imbuh dia.

Jenazah Sulastri sempat dibawa ke RS Sardjito untuk divisum. Saat ini keluarhanya sedang mengurus surat administrasi untuk menjemput jenazah Sulastri dan mengebumikannya dengan layak.

LOWONGAN PEKERJAAN
SMK MUHAMMAADIYAH PROGRAM KHUSUS (PK) KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…