Pasar Bendungan di Wates, Kulonprogo, terbakar pada Selasa (19/4/2016) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski ratusan kios dan kapling los diketahui ikut hangus terbakar.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Pasar Bendungan di Wates, Kulonprogo, terbakar pada Selasa (19/4/2016) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski ratusan kios dan kapling los diketahui ikut hangus terbakar.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 20 April 2016 06:55 WIB Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

KEBAKARAN KULONPROGO
Pasar Bendungan Terbakar, Pasar Darurat Disiapkan

Kebakaran Kulonprogo terjadi di Pasar Bendungan.

Solopos.com, KULONPROGO-Kebakaran Kulonprogo terjadi di Pasar Bendungan, Wates, Kulonprogo. Ratusan kios dan kapling los terbakar, Selasa (19/4/2016) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Polres Kulonprogo masih melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan penyebab kebakaran tersebut.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pasar Bendungan, Siti Rokhayah mengungkapkan, sementara ini tercatat setidaknya ada 41 kios yang terbakar. Sebanyak 15 blok los yang masing-masing terdiri dari 20 kapling juga terserang api. Kios dan los yang terbakar kebanyakan milik pedagang sembako dan peralatan rumah tangga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo, Gusdi Hartono menyatakan tim pemadam kebakaran (damkar) beserta dua unit mobil damkar langsung terjun ke lapangan begitu menerima laporan. BPBD Kulonprogo kemudian juga meminta bantuan dari tim damkar Jogja, Bantul, dan Sleman serta water canon dari kepolisian.

“Mobil damkar masih terus disiagakan untuk mengantisipasi munculnya titik api dari proses pemadaman yang mungkin belum tuntas,” ucap Gusdi.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, aktivitas jual beli Pasar Bendungan akan dipindahkan sementara ke pasar darurat. Pasar darurat rencananya terletak di belakang Kantor Kecamatan Wates yang jaraknya relatif dekat dari bangunan Pasar Bendungan. Hasto mengatakan, tim telah bergerak cepat melakukan survei lapangan untuk merealisasikan pasar darurat.

“Denyut perekonomian dan aktivitas perdagangan harus tetap berjalan,” ujar dia.

Jika penyelidikan dari kepolisian sudah selesai, puing-puing bangunan yang terbakar akan dibersihkan. Pemkab Kulonprogo berencana segera membangun kembali Pasar Bendungan agar para pedagang bisa berjualan lagi di sana. Hasto menambahkan, kebutuhan dana diantaranya akan diusahakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun ini.

Hasto lalu memaparkan, kasus kebakaran pernah terjadi sebelumnya di Pasar Bendungan pada 2013 lalu. Kejadian itu dipicu korsleting akibat pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Namun, saat itu api segera tertangani dan tidak meluas hingga separah kali ini.

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….