Sejumlah penjual sayuran di Pasar Songgolangit Ponorogo menjajakan barang dagangannya, Selasa (19/4/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Sejumlah penjual sayuran di Pasar Songgolangit Ponorogo menjajakan barang dagangannya, Selasa (19/4/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Rabu, 20 April 2016 09:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

HARGA KEBUTUHAN POKOK
Musim Hujan, Harga Cabai di Ponorogo Turun

Harga kebutuhan pokok yakni cabai di Ponorogo turun.

Solopos.com, PONOROGO —  Harga cabai di Pasar Songgolangit, Ponorogo, turun dalam sepekan terakhir. Penurunan harga cabai berkisar antara Rp5.000 hingga Rp15.000 per kg.

Seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Songgolangit, Menik, mengatakan hampir seluruh jenis cabai yang dijualnya turun harga sejak sepekan terakhir.

Dia menyebutkan untuk cabai merah besar harganya Rp25.000/kg, padahal sebelumnya cabai itu dijual dengan harga Rp40.000/kg. Sedangkan untuk harga cabai rawit dijual dengan harga Rp20.000/kg, padahal sebelumnya dijual dengan harga Rp35.000/kg.

Sedangkan untuk harga bawang putih juga turun dari yang sebelumnya Rp35.000/kg saat ini dijual dengan harga Rp30.000/kg.

Kondisi berbeda terjadi untuk harga bawang merah yang justru naik yang awalnya seharga Rp25.000/kg, saat ini dijual dengan harga Rp40.000/kg.

“Ada juga cabai keriting yang awalnya dijual dengan harga Rp30.000/kg, kini hanya dijual dengan harga Rp35.000/kg,” kata Menik saat berbincang dengan Madiunpos.com di Pasar Songgolangit, Selasa (19/4/2016).

Warga Ponorogo itu mengatakan penurunan harga cabai disebabkan saat ini musim panen di sejumlah wilayah sehingga stok cabai melimpah. Selain itu, kondisi cuaca yaitu musim penghujan juga menjadi penyebab penurunan harga cabai.

Dia menyampaikan pada musim penghujan kondisi cabai cepat busuk, sehingga terkadang dirinya menjual murah barang dagangannya itu. Dia khawatir ketika tidak cepat dijual dan laku, barang tersebut akan membusuk dan justru membuat pedagang lebih merugi.

“Akhir-akhir ini harga sejumlah barang kebutuhan pokok, khususnya bumbu dapur memang tidak stabil. Terkadang harganya naik, terus turun. Faktor cuaca kemungkinan menjadi salah satu penyebabnya,” ujar dia.

Pedagang lain, Sutiyem, mengatakan sejak sepekan lalu, harga seluruh cabai dari berbagai jenis turun. Untuk stok barang, pedagang tidak kesulitan mencarinya karena di beberapa daerah sudah panen.

“Penurunan harga juga terjadi di beberapa sayuran seperti kentang, kubis, tomat, dan lainnya. Untuk kentang, harga sebelumnya Rp9.000/kg, saat ini hanya Rp8.500/kg,” kata dia.

lowongan pekerjaan
SALES ENGINEER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…