Daffa Farros Oktoviarto dan neneknya, Murti. (Detik.com)
Rabu, 20 April 2016 13:45 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com/Newswire Peristiwa Share :

BOCAH CEGAT PEMOTOR
Ini Jadwal Daffa Adang Penerobos Trotoar Semarang

Bocah adang motor naik trotoar di kawasan Kalibanteng setiap sore hari.

Solopos.com, SEMARANG – Daffa Farros Oktoviarto, meski usianya baru sembilan tahun, ia berhasil menginspirasi banyak orang lewat aksi beraninya menegakkan aturan dengan mengadang dan menegur pengendara motor yang menerobos trotoar.

Daffa mengaku lupa ketika ditanya kapan kali pertama melakukan aksi mengadang motor di trotoar. Tetapi tindakan yang tidak lazim bagi anak seusianya itu sepertinya sudah dilakukannya cukup lama. Sebab menurutnya sudah ada puluhan pengendara yang ia tegur sejauh ini.

“Sudah beberapa kali [mengadang pengendara motor di trotoar], mungkin sudah 40-an motor lebih,” ujar Daffa ketika dijumpai di rumahnya di Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, seperti dikutip dari laman Detik, Selasa (19/4/2016).

Dalam penuturannya, bocah kelahiran 24 Oktober 2007 itu mengaku selalu melakukan aksinya di trotoar Jalan Jenderal Sudirman kawasan Kalibanteng. Selain karena dekat dengan rumahnya, kawasan itu juga dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas terpadat di Semarang.

Waktunya pun dipilih ketika jalanan sedang rama-ramainya, yakni pada sore hari ketika jam pulang kantor. Selain itu pada jam tersebut waktu Daffa cukup longgar karena sudah pulang dari sekolah.

“Ya sekitar jam 15.00 WIB, kadang-kadang sampai sore sekali. Biasanya sendirian, tapi kadang-kadang juga dibantu kakak, namanya Enrico,” imbuh bocah yang masih duduk di bangku sekolah SD Kalibanteng Kidul 01 tingkat IV itu.

Bocah yang dikenal kritis itu mengaku sama sekali tidak takut dengan para pengendara motor yang melanggar meski usia mereka lebih dewasa. Menurutnya ia berani karena benar dan berdasarkan aturan, trotoar memang bukan jalur untuk sepeda motor.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, aksi Daffa mengadang pengendara motor penerobos trotoar diketahui kali pertama lewat foto yang diunggah ke Facebook, Minggu (17/4/2016). Sehari setelahnya, aksi Daffa muncul di Instagram dalam bentuk video yang diunggah oleh akun Saefana.

Tampak Daffa yang mengenakan kaus garis-garis memalangkan sepeda BMX berkelir merah miliknya di hadapan pengendara Honda Supra X. Ia memasang wajah marah seolah menantang pengendara tersebut supaya segera turun dari trotoar.

 

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…