Ilustrasi hemat energi Ilustrasi hemat energi
Rabu, 20 April 2016 18:40 WIB Indah Septiyaning W/JIBI/Solopos Solo Share :

AIR BERSIH SOLO
Ini Alasan SKPD di Solo Diminta Hemat Energi dan Air

Air bersih Solo, Pemkot Solo meminta SKPD mulai menghemat air dan energi.

Solopos.com, SOLO–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan gerakan penghematan penggunaan energi listrik dan air. Gerakan penghematan tersebut ditargetkan mampu mengurangi penggunaan energi listrik dan air hingga 50% .

Gerakan penghematan energi dan air di lingkup Pemkot tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 660.1/1178 yang ditandatangani Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) tertanggal 13 April 2016. Dalam SE tersebut, penghematan energi dan air dilakukan dalam rangka menyambut Peringatan Hari Bumi pada Jumat (22/4/2016).

“SE mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 13/2011 tentang Penghematan Energi dan Air,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Widdi Srihanto kepada wartawan dalam jumpa pers di ruang rapat Bagian Humas dan Protokol Setda Solo, Rabu (20/4/2016).

Widdi meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkot untuk melakukan langkah-langkah penghematan penggunaan sarana dan prasarana kerja. Penghematan itu meliputi penggunaan energi listrik, air, telepon, dan penggunaan kendaraan dinas agar digunakan hanya untuk kepentingan dinas. Hal ini ditindaklanjuti dengan pembentukan  tim satuan tugas (satgas) penghematan energi dan air di masing-masing SKPD. “SKPD akan melakukan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan penghematan energi dan air setiap sebulan sekali. Laporan diserahkan ke Sekda melalui Bagian Perekonomian,” kata Widdi.

Widdi mengatakan penghematan penggunaan energi dan air sangat penting diterapkan di Pemkot. Widdi mengatakan penghematan energi listrik dilakukan dengan cara menggunakan lampu dan peralatan listrik hemat energi, mematikan atau mengurangi penggunaan lampu apabila tidak digunakan, penghematan penggunaan pendingin ruangan dengan cara mengatur suhu pendingin ruangan. Sedangkan penghematan telepon melalui pembatasan penggunaan untuk kebutuhan kedinasan, penghematan penggunaan air dan lain sebagainya.

“Kami targetkan penghematan ini nantinya mampu menekan penggunaan energi dan air hingga 50%. Jadi misal sebelum tutup kantor, SKPD cek listrik dan air. Jangan sampai air kamar mandi ditinggal mengalir terus sampai pagi lagi,” katanya.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Solo, Heru Sunardi, menyebutkan anggaran untuk membayar jasa telekomunikasi, listrik dan air tahun lalu mencapai Rp3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membayar telepon, listrik dan air SKPD yang berada di lingkungan Balai Kota, serta rumah dinas Wali Kota, Wakil Wali Kota (Wawali) dan Sekda.

“Tahun ini kami mengalokasikan anggaran jasa telekomunikasi, listrik dan air tidak jauh beda dari 2015, yakni Rp3.002.267.500,” katanya.

lowongan pekerjaan
PT. SUMBER JAYA BAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Hoaks

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Berita tentang Saracen, kelompok yang diduga sebagai salah satu pelaku penyebarluasan konten…