Halaman Depan Harian Umum Solopos edisi Selasa, 19 April 2016
Selasa, 19 April 2016 09:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
PKL Sunday Market: Alkid Jadi Alternatif Relokasi

Solopos hari ini memberitakan relokasi PKL Sundai Market Manahan.

Solopos.com, SOLO – Relokasi PKL Sunday Market Manahan menjadi headline Harian Umum Solopos hari ini, Selasa (19/4/2016). Diberitakan Solopos, Komisi IV DPRD Solo mengusulkan Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo sebagai lokasi baru pedagang Sunday Market di Manahan.

Kabar lain, Pemerintah pusat berupaya menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat pada masa lalu. Rekonsiliasi tragedi 1965 diharapkan menjadi langkah awal menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat lainnya.

Simak cuplikan berita utama Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa, 19 Maret 2016;

PKL SUNDAY MARKET: Alkid Jadi Alternatif Relokasi

Komisi IV DPRD Solo mengusulkan Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo sebagai lokasi baru pedagang Sunday Market di Manahan.

Hal itu seiring kebijakan Pemkot yang berencana mensterilkan kawasan Stadion Manahan dari aktivitas pedagang Sunday Market. Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti, mendukung kebijakan relokasi pedagang Sunday Market. Menurut dia, sudah saatnya kawasan stadion dikembalikan ke fungsi awal yakni olahraga.

Dia mengakui bukan hal yang mudah menentukan lokasi baru bagi seribuan pedagang Sunday Market. ”Sebelum memindah tentu harus ada solusi tempat baru yang representatif. Jangan sampai menimbulkan gejolak dan penolakan pedagang,” ujarnya saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Solo, Senin (18/4).

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

INOVASI ANAK MUDA: Buat Beton Limbah Kaca, Mahasiswa UNS Berjaya

Tim Semar Sukhoi yang merupakan tim mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang mempresentasikan beton berbahan limbah kaca menyabet dua penghargaan dalam Lomba Beton International Highest Early Strength yang diadakan di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, Kamis-Jumat (14-15/4).

Mereka meraih 2nd Most Green and Eco-Friendly Concrete Award dan 3rd Best Presentation Award. Tim Semar Sukhoi beranggotakan empat mahasiswa Angkatan 2013 FT UNS, yaitu Chrisna Justice W., Mohammad Budi Santoso, Nindya Annisa Sabrina, dan Sherli Pramudhita Hapsari. Mereka menyedot perhatian para juri dengan presentasi mereka tentang inovasi teknologi beton mutu tinggi dan ramah lingkungan berupa rancangan beton berbahan limbah kaca.

”Penghargaan yang berhasil diraih Tim dari UNS yaitu 2nd Most Green and Eco-Friendly Concrete Award dan 3rd Best Presentation Award,” ungkap Wakil Dekan (WD) III FT UNS Eko Pujianto, Senin (18/4). Ketua Prodi (Kaprodi) Teknik Sipil FT UNS, Wibowo, menjelaskan UNS mengirimkan dua tim mahasiswa untuk mengikuti lomba tersebut.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

PEKERJA SENI ASING: Cinta Tak Berbatas dari Seniman Tanpa Bayaran

Seniman luar negeri jatuh cinta dengan Kota Solo dengan aneka ragam budayanya. Simak ulasan wartawan Solopos, Kharisma Dhita Retnosari, di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

PELANGGARAN HAM: Penyelesaian Tragedi 1965 Jadi Langkah Awal

Pemerintah berupaya menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat pada masa lalu. Rekonsiliasi tragedi 1965 diharapkan menjadi langkah awal menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat lainnya.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan dalam lewat Simposium Nasional Membedah Tragedi 1965 di Jakarta, Senin (18/4).

”Ada keinginan pemerintah menyelesaikan masalah HAM yang harus dituntaskan. Kami melihat penyelesaian tragedi 65 ini menjadi pintu masuk menyelesaikan kasus yang lain,” kata Luhut.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…