Suasana kawasan Benda Cagar Budaya (BCB) di Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Senin (18/4/2016). Anggota DPRD Solo mengusulkan Alun-alun Selatan menjadi lokasi untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market yang akan direlokasi dari kompleks Stadion Manahan. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Selasa, 19 April 2016 14:40 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

PKL SOLO
Rudy: Alkid Paling Cocok Lokasi Relokasi Sunday Market Manahan

PKL Solo, Wali Kota Solo menilai Alkid paling cocok menjadi lokasi baru Sunday Market Manahan.

Solopos.com, SOLO–Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menilai Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo manjadi lokasi yang paling cocok untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market di kompleks Stadion Manahan.

Hal tersebut disampaikan Rudy setelah berdialog langsung dengan Pelaksana Tugas (Plt) Paku Buwono (PB) XIII Keraton Solo, K.G.P.H. Puger di Alkid, Selasa (19/4/2016). Rudy menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sementara tidak punya pilihan lokasi lain selain di Alkid untuk mewadahi PKL Sunday Market. Dia yakin Alkid mampu menampung seluruh PKL Sunday Market.

“Jumlah PKL sebetulnya tergantung yang mengatakan. Dari sana bilang lebih dari 1.000 PKL. Kalau saya mendata sendiri, bisa kurang atau malah lebih. Yang utama bukan jumlah PKL, namun tempat yang disediakan ini [Alkid] nampaknya sisa. Cukup lah untuk menampung PKL. Paling cocok di sini [Alkid]. Kami tidak punya pilihan [lokasi] yang lain,” kata Rudy.

Rudy menyampaikan pertimbangan lain memindah PKL Sunday Market ke Alkid, yakni untuk menghidupkan kembali ruang publik tersebut. Dia mengutarakan Alkid bisa menjadi salah satu pusat untuk bertemunya pedagang kuliner se-Soloraya. Malah, lanjut Rudy, agenda-agenda rutin bisa terselenggarakan agar Alkid menjadi destinasi wisata baru.

“Kalau [PKL Sunday Market] ini kan hanya setiap Minggu. Kalau setiap weton-nya sampeyan dalem, bisa mengadakan agenda seperti festival kuliner, temu kuliner, grebeg kuliner, atau apa pun, namun ditata betul, Alkid bisa jadi destinasi baru. Bagaimana menata kembali Alkid supaya bisa hidup kembali,” ujar Rudy.

Ditanya terkait rencana waktu Pemkot memindahkan PKL Sunday Market ke Alkid, Rudy belum bisa mengatakan secara lugas. Apabila lokasi sudah dipastikan, dia baru akan menentukan waktu untuk relokasi PKL Sunday Market. Rudy mengatakan saat ini Pemkot masih memasuki tahap pembicaraan dengan pihak Keraton Solo untuk menentukan kepastian penggunaan Alkid.

Sementara itu, Plt PB XIII Keraton Solo, K.G.P.H. Puger, mengizinkan Pemkot merelokasi PKL Sunday Market dari kompleks Stadion Manahan ke Alkid. Menurut dia, Alkid mampu menampung ribuan PKL Sunday Market. Puger menyampaikan keberadaan PKL nantinya harus ditata agar tidak mengganggu aktivitas olahraga di Alkid. Dia menyebut Alkid siap menampung PKL mulai akhir Mei.

“Kami hitung dulu yang mau masuk Alkid berapa? Space Alkid yang mau digunakan untuk PKL juga harus ditentukan dulu. Jangan sampai space ini tidak digunakan masyarakat. Meski demikian, Alkid harus digunakan dengan aturan yang ada. Kalau mau ditata bagus, justru pendagang yang untung dan laris,” terang Puger.

LOWONGAN PEKERJAAN
SMK MUHAMMAADIYAH PROGRAM KHUSUS (PK) KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…