Garin Nugroho. (Antara)
Selasa, 19 April 2016 08:55 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PILKADA JOGJA
Akankah Joint Gandeng Parpol?

Pilkada Jogja, Joint merancang konsep kampanye.

Solopos.com, JOGJA--Ketua Panelis Joint Busyro Muqoddas Minggu (17/4/2016) mengatakan mengatakan Gerakan Jogja Independent (Joint)  sudah memiliki mekanisme sendiri.

Beberapa strategi penggalangan dukungan untuk Garin Nugroho dan Rommy Heryanto sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota independen juga sudah dibahas. Namun sampai sekarang mereka belum memutuskan apakah akan mencari dukungan dari parpol atau tidak.

“Soal gandeng parpol kita belum sampai kesana pembahasannya,” imbuh mantan Komisioner KPK ini.

Terpisah walikota Jogja Haryadi Suyuti menilai kehadiran calon independen adalah hal yang baik. Keberadaannya dapat menyemarakkan iklim demokrasi yang baik dan sehat.

Namun Haryadi berpesan agar calon independen mencermati betul persyaratan yang ditetapkan KPU agar tak terganjal masalah persyaratan saat masa pendaftaran calon tiba.

“Ini harus dipahamkan jadi calon yang maju independen yidak terganjal nantinya,” ujar dia.

Terkait rencana pencalonan kembalinya sebagai walikota Jogja, Haryadi mengatakan pihaknya belum akan melakukan langkah politis tertentu. Menurutnya saat ini dia masih berstatus sebagai walikota sehingga tugas utamanya adalah bekerja sesuai amanat yang diterimanya.

“Ya kalau sekarang sudah ada yang ngulukke nama ya silakan, tapi saya pilih melayani masyarakat dulu,” tutur dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…