Ilustrasi internet (illustratiction.fr) Ilustrasi (illustratiction.fr)
Selasa, 19 April 2016 03:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

PENYIMPANAN DATA PEGAWAI
Server Habiskan Anggaran Rp2,5 Miliar

Pemerintah terpaksa membeli server baru karena server yang ada saat ini tidak cukup kapasitasnya untuk menyimpan data ribuan pegawai di Bantul.

 

Solopos.com, BANTUL– Pemkab Bantul menganggarkan biaya pengadaan server untuk sistem pembayaran tunjangan melalui satu pintu atau Single Payment (SP) senilai Rp2,5 miliar.

Kepala Kantor Pengolahan Data Telematika (KPDT) Bantul Sri Budoyo mengatakan, pemerintah terpaksa membeli server baru karena server yang ada saat ini tidak cukup kapasitasnya untuk menyimpan data ribuan pegawai di Bantul.

Server tersebut akan digunakan untuk menyimpan data kinerja pegawai. Data tersebut menjadi acuan untuk pembayaran honor melalui satu pintu. Saat ini kata dia, pembayaran honor masih dilakukan per tiga bulan karena sarana teknologi informasi belum siap.

“Mudah-mudahan pertengahan tahun ini sudah bisa direalisasikan,” papar Sri Budoyo, Senin (18/4/2016).

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…