Riski Wahyudi, 18, penderita Chronic Kidney Disease (CKD) atau gagal ginjal kronis yang juga warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. (Facebook-Madiun)
Selasa, 19 April 2016 17:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PENYAKIT BERBAHAYA
Alami Gagal Ginjal Kronis, Pemuda Yatim Asal Madiun Ini Butuh Bantuan

Penyakit berbahaya berupa Chronic Kidney Disease (CKD) atau gagal ginjal kronis menyerang seorang siswa miskin di Madiun.

Solopos.com, MADIUN — Riski Wahyudi, 18, siswa di SMK swasta di Kota Madiun menderita Chronic Kidney Disease (CKD) atau gagal ginjal kronis. Warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, itu membutuhkan bantuan untuk melakukan cuci darah secara rutin.

Adalah Bima Prima Yudha yang mengunggah informasi mengenai siswa penderita CKD itu di Grup Facebook Madiun. Dalam unggahan itu, Bima menyampaikan ayah Riski saat ini telah meninggal dunia dan ibunda Riski bekerja di luar kota dan sudah lama belum pulang ke rumah.

Riski hidup bersama budenya, Yatmiatun, seorang janda yang mengalami sakit sulit berjalan. Bima menyampaikan selama ini Riski mengandalkan pemberian dari saudara-saudaranya untuk bertahan hidup.

“Riski hidup saat ini di tampung oleh budhe nya dan budhe nya saat ini juga sedang sakit kakinya sulit berjalan karena beberapa bulan yang lalu jatuh dari kamar mandi. Ayah Riski telah meninggal dunia dan ibunya Riski saat ini masih di luar kota dan sudah lama belum pernah pulang,” kata Bima yang dikutip Madiunpos.com, Selasa (19/4/2016).

Lebih lanjut, Bima menyampaikan Riski yang mengalami CKD harus rutin melakukan cuci darah dan saat saat ini Riski belum memiliki jaminan kesehatan apa pun.

Menurut dia, admin Grup Facebook Madiun akan membantu Riski untuk mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan. Dia pun mengajak member Madiun juga bersama-sama membantu Riski.

“Mohon doa restunya agar niat kami membantu Riski untuk mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan diberikan kemudahan dan kelancaran. dan bagi kawan kawan yang tergerak hati nya ingin turut membantu riski saya ucapkan banyak terima kasih,” kata Bima.

Unggahan tersebut pun mendapat berbagai tanggapan dari netizen di Grup Facebook Madiun. Sebagian besar netizen bersimpati terhadap apa yang diderita Riski dan berencana memberikan bantuan kepadanya. Selain itu, sejumlah netizen lainnya menyarankan untuk mengonsumsi obat herbal.

Pengguna akun Facebook Shie She Rara merekomendasikan untuk meminum rebusan daun seledri pada pagi dan sore hari.

“Untuk gagal ginjal obat herbal yang berkhasiat sangat manjur minum rebusan daun sledri pagi dan sore cobalah sahabatku semoga sembuh,” tulis dia dalam kolom komentar.

Pengguna akun Facebook Naila Rohma mendoakan semoga Riski diberi kelancaran dan kemudahan dalam setiap kegiatannya. Dia juga mendoakan semoga Riski bisa lekas sembuh.

“Semoga kelancaran,kemudahan menyertai setiap niat baikny..semoga lekas sembuh bagi Rizki..,” tulis dia dalam kolom komentar.

Pantauan Madiunpos.com, Selasa pukul 12.30 WIB, unggahan tersebut telah disukai 124 pengguna Facebook, mendapat 27 komentar, dan 12 kali dibagikan.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…