Ilustrasi Densus 88 (Dok/JIBI/Solopos) Ilustrasi Densus 88 (Dok/JIBI/Solopos)
Selasa, 19 April 2016 11:15 WIB JIBI/Solopos/Newswire Hukum Share :

PENGGEREBEKAN DENSUS 88
Lindungi Identitas Anggota Densus, Sidang Etik Kasus Siyono Tertutup

Penggerebekan Densus 88 di Klaten mendapat sorotan luas menyusul tewasnya Siyono.

Solopos.com, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hari ini menggelar sidang kode etik kasus kematian Siyono. Siyono yang disebut Polri memiliki peran penting di jaringan teroris, tewas saat dibawa anggota Densus 88 untuk menunjukkan lokasi penyimpanan senjata.

“Pertimbangan majelis hakim [sidang] tertutup karena untuk keselamatan Anggota Densus yang sehari-hari menghadapi musuh militan dan radikal, keberadaanya sampai saat inipun dirahasiakan identitasnya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Selasa (19/4/2016).

Namun belum diketahui jumlah anggota Densus yang menjalani sidang etik hari ini.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen M Iriawan menjelaskan dalam kasus ini ada dua anggota Densus yang diduga tak sesuai prosedur. Ditemukan fakta kalau Siyono tak diborgol. Di dalam mobil, Siyono juga hanya dikawal dua orang, termasuk sopir. Semestinya di kiri dan kanan Siyono ada personel yang berjaga.

“Kalau yang lain, komandannya yang mengetahui ya bisa kena sanksi dong. Kenapa anak buahnya nggak diarahkan, atau sudah diarahkan anak buah tidak ikut aturan kan bisa saja. Nah sekarang kita mengarah kesana ke Dansatgaswilnya, saudara tahu ngggak anak buah saudara sedang mengembangkan kasus ini dengan membawa tersangka,” urai Iriawan.

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…