VW Beetle Dune. (Caranddriver.com)
Selasa, 19 April 2016 14:30 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com/Newswire Roda 4 Share :

MOBIL VW
Riwayat Mobil Kodok Berakhir 2018, Benarkah?

Mobil VW Beetle dirumorkan setop produksi dua tahun lagi.

Solopos.com, WOLFSBURG – Riwayat mobil Kodok alias Volkswagen (VW) Beetle sepertinya tidak akan lama lagi. Menurut rumor yang beredar, salah satu mobil legendaris VW itu akan dihentikan produksinya 2018 mendatang.

Dimuat laman Autoline, Minggu (17/4/2016), mobil VW Kodok disetop karena dalam waktu dekat pabriknya akan digunakan untuk memproduksi model-model SUV dan crossover, termasuk VW Tiguan yang semakin laris di benua Eropa.

Ketika kabar tersebut ditanyakan ke kantor prinsipal VW di Wolfsburg, Jerman, seorang juru bicara menolak untuk memberi komentar. Meski begitu ia tidak benar-benar menampiknya.

”Kami tidak mau mengomentari spekulasi dari media,” tegasnya.

Tetapi jika melihat kiprah VW Beetle beberapa tahun terakhir, kemungkinan mobil itu disetop produksi memang cukup besar. Sepanjang 2015, Kodok hanya diproduksi sebanyak 64.000 unit. Turun drastis dari 2013 yang mencapai 1,09 juta unit.

Bahkan di Australia, VW pernah mengemukakan rencana menghentikan penjualan Beetle. Pabrikan yang sempat tersandung skandal Diesel Gate itu menyebut penjualan Beetle kurang memuaskan sehingga tidak patut dipertahankan lebih lama lagi.

Sebagai informasi, mobil VW Kodok diproduksi kali pertama 1939 silam dan sempat berhenti selama Perang Dunia II. Meski begitu popularitas mobil yang pencipta aslinya masih simpang siur itu sangat baik.

Sejauh ini populasi mobil berbentuk unik itu tercatat sudah mencapai 21 juta unit di seluruh dunia. Seri terakhirnya dirilis 2015 lalu dengan nama VW Beetle Dune dan memiliki tampilan bergaya crossover.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…