Papan elektronik menunjukkan nilai tukar kurs valuta asing di Kantor Bank BRI Jakarta, Senin (7/7/2014). Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan, Selasa (8/7/2014) atau sehari sebelum pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, berdasarkan data Bloomberg melonjak 0,74% ke level Rp11.626 per dolar Amerika Serikat, sedangkan indeks harga saham gabungan tercatat melonjak 35,68 poin atau 0,72% ke level 5.024,71. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Ilustrasi pergerakan kurs rupiah (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Selasa, 19 April 2016 16:30 WIB Aprianto Cahyo Nugroho/Renat Sofie Andriani//JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

KURS RUPIAH
Rupiah Ditutup Menguat 34 Poin, Sempat Tembus Rp13.150/dolar AS

Kurs rupiah ditutup menguat cukup tajam hari ini.

Solopos.com, JAKARTA — Kurs rupiah kembali mempertahankan penguatan di pasar spot hari ini, Selasa (19/4/2016). Rupiah akhirnya ditutup menguat 34 poin atau 0,26% ke Rp13.136/dolar AS hari ini.

Sebelumnya, pagi tadi rupiah menguat 0,02% atau 2 poin ke 13.168 per dolar AS di awal transaksi. Pergerakan rupiah terhadap dolar AS terus menguat bahkan meninggalkan level Rp13.150/dolar AS. Pada pukul 13.21 WIB rupiah menguat 45 poin 0,34% ke Rp13.125/dolar AS.

“Harga wajar rupiah itu Rp11.500-Rp12.500,” kata Managing Partner dari PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe saat dihubungi hari ini, Selasa.

Sentimen penguat jangka pendek rupiah, ujarnya, adalah reli harga minyak mentah dunia. Dalam penguatan rupiah, Kiswoyo menilai Bank Indonesia tidak ingin rupiah mendadak meninggalkan level Rp13.000/dolar AS. “Karena bisa menaikkan impor,” kata Kiswoyo. Untuk itu, ujarnya, diprediksi BI akan melakukan aksi beli, jika rupiah berada di angka Rp12.900-an/dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta mengatakan faktor berkurangnya produksi di Kuwait mendorong pulihnya harga minyak. “Sehingga dengan indeks dolar yang juga terus melemah, rupiah berpeluang kembali menguat,” kata Rangga dalam risetnya yang diterima hari ini.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…