Kim Jong Un (Reuters) Kim Jong Un (Reuters)
Selasa, 19 April 2016 12:10 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH UNIK
Aneh, Kim Jong Un Larang Warganya Pakai Jeans

Kisah unik Kim Jong Un melarang warganya menggunakan celana jeans dan bertindik.

Solopos.com, PYONGYANG – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un melarang warganya menggunakan celana jeans dan bertindik. Kebijakan tersebut hanya diberlakukan di Provinsi Hamyong Utara dan Yanggang dekat perbatasan Tiongkok.

Menurut media setempat, Kim Jong Un khawatir dengan warga yang tinggal di daerah tersebut lantaran mudah terkena budaya luar dan dipengaruhi oleh mode dunia Barat.

Menurut Japan Asia Press, aturan itu telah diperketat menjelang kongres ke-7 dari Partai Buruh Korea Utara. Seorang wartawan Jepang menuturkan banyak orang Korea Utara mulai tergila-gila dengan budaya Barat. Peraturan ini terus diperketat hingga akhir pertemuan tersebut.

Daily Telegraph seperti dikutip Daily Mail, Selasa (19/4/2016), mengatakan pakaian warga akan terus dipantau. Rimjin-geng, sebuah situs berita Korea Utara mengatakan target utama pemeriksaan itu adalah bentuk rok, sepatu, pakaian, dan gaya rambut yang mereka kenakan.

Peraturan ini hanya berselang beberapa bulan setelah Kim Jong Un mewajibkan setiap warga pria mencontoh tatatan gaya rambutnya yang unik. Bahkan panjang rambut mereka dibatasi maksimal 2 cm.

Bagi siapapun yang melanggar aturan tersebut, rambut mereka akan dicukur oleh otoritas. Bagi mahasiswa, mereka akan diperingatkan untuk meninggalkan semua gaya kapitalis.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…