Gambar pembuka cerita Keluarga Tak Kasat Mata di kaskus (Kaskus) Gambar pembuka cerita Keluarga Tak Kasat Mata di kaskus (Kaskus)
Selasa, 19 April 2016 22:20 WIB Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

KISAH MISTERI
Keluarga Tak Kasat Mata Dibaca 6 Juta Kali

Kisah misteri di kaskus berjudul Keluarga Tak Kasat Mata ditunggu-tunggu pembaca.

Solopos.com, JOGJA-Bagi penggemar kisah misteri, tentu mengetahui cerita horor berjudul Keluarga Tak Kasat Mata. Kisah yang diunggah ke laman kaskus ini mengakibatkan sejumlah orang penasaran dengan lokasi rumah hantu yang dimaksud.

Dikutip dari Live Streaming Kaskus Gentayangan, Kamis (14/4/2016), diketahui cerita ini selalu ditunggu-tunggu pembaca. Saking populernya, kisah ini dibaca hingga enam juta kali hanya dalam waktu kurang dari setengah bulan dan dibagi 87.000 kali.

Adapun cerita horor ini menceritakan tentang kisah penulis, Genta saat masih kuliah dan menyambi bekerja paruh waktu di sebuah kantor di Jalan Magelang, Sleman. Sederetan kisah Genta ini terjadi sekitar dua tahun lalu.

Di awal cerita Genta menjelaskan kantornya dulu terletak di Jalan Palagan, Sleman, beberapa saat kemudian lokasi kantor pindah ke Jalan Magelang, Sleman. Sejak hari menempati kantor baru, Genta menyampaikan hal-hal tak lazim mulai dirasakan, dilihat dan dialami. Laki-laki asal Magelang ini juga mengungkapkan pengalaman tak lazim itu tak hanya dialami satu atau dua orang, melainkan seluruh karyawan.

Hingga hari ini (19/4/2016), Genta telah menuliskan pengalaman tersebut ke dalam 10 bagian. Melalui akun yang sama, Genta berjanji akan terus menuliskan cerita misterinya secara rutin.

“Janji TS [Thread Starter, sebutan bagi Kaskuser yang memulai atau membuat sebuah Thread] untuk selalu update cerita ini sampai tamat, karena cerita ini akan menjadi sangat panjang entah akan jadi berapa part nanti (dua tahun pengalaman!),” kata dia seperti dikutip dari akun kaskus Genta.

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…