Persipura Jayapura. (DokJIBI/Solopos/Ismar Patrizki) Persipura Jayapura. (DokJIBI/Solopos/Ismar Patrizki)
Selasa, 19 April 2016 16:35 WIB JIBI/SOLOPOS/Newswire Indonesia Share :

ISC A 2016
Persipura Masih Tunggu Surat Resmi

ISC A 2016 segera dihelat. Persipura Jayapura masih menunggu surat resmi dari penyelenggara ISC.

 

 
Solopos.com, JAYAPURA — Panitia penyelenggara (panpel) pertandingan tim Persipura Jayapura masih menunggu surat resmi dari pengelola Indonesia Soccer Championship yang berganti nama Torabika Soccer Championship (TSC) yakni PT Gelora Trisulua Semesta terkait laga perdana menjamu Persija Jakarta.

“Pak Fachrudin sebagai ketua Panpel Persipura sudah meminta pihak GTS selaku operator untuk segera mengirim surat resmi atau official letter kepada Persipura terkait kepastian tuan rumah dan kepastian kehadiran Pak Presiden Jokowi untuk membuka laga resmi TSC,” kata juru bicara Persipura Jayapura, Bento Madubun di Jayapura, Papua, Selasa (19/4/2016).

Dengan ‘official letter’ itu, kata Bento, tim panpel Persipura Jayapura bisa melakukan proses perizinan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk kesiapan dan kelancaran pembukaan TSC 2016 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, 29 April mendatang.

“Surat dari pengelola itu akan menjadi dasar bagi Panpel Persipura untuk menyelenggarakan pertandingan dan berkoordinasi dengan pihak berkompeten,” katanya.

Sementara berdasarkan hasil pertemuan atau workshop dua hari lalu yang dikhususkan bagi ketua Panpel, General Coordinator, Media officer dan Comersial officer, tim Persipura Jayapura diwakili oleh Fachrudin Pasolo, Fison Meraudje dan Rika, ungkap Bento, membahas beberapa hal penting termasuk kesiapan Persipura selaku tuan rumah pembukaan TSC.

Pada momentum itu, lanjut Bento, terutama dibidang media, PT Gelora Trisula Semesta (GTS) menyampaikan bahwa akreditasi dan registrasi untuk peliputan akan dilakukan dengan sangat ketat, terutama saat pembukaan.

“Selain itu, GTS juga menyampaikan bahwa selama jalannya pertandingan TSC, kamera video tidak diperbolehkan berada di stadion, kecuali ‘host broadcast’ atau crew pemilik hak siar,” katanya.

Namun, kata adik kandung legenda Persipura Ritham Madubun, pihaknya sedang usulkan pada GTS untuk meminta kepada ‘host broadcast’ agar menyediakan ‘highlight’ pertandingan yang dibagikan ke televisi yang bukan ‘host broadcast’.

“Kami berharap usulan itu bisa disetujui, tapi itu semua tergantung pada pemilik hak siar. Dibagian komersial juga banyak hal yang dibahas, terutama terkait space atau ruang bagi sponsor, baik pada jersey tim maupun pada area pertandingan, seperti yang berlaku saat AFC, tribun timur tidak diperbolehkan ada spanduk suporter, kecuali sponsor,” katanya.

Bento juga menambahkan pada peluncuran TSC 2016, Senin (18/4), di Hotel Century Jakarta yang dihadiri oleh 18 pemain yang mewakili klub dan tim Persipura Jayapura diwakili oleh Ruben Karel Sanadi, disampaikan bahwa ISC berganti nama menjadi TSC.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…