Indra Sjafri (JIBI/Solopos/dok)
Selasa, 19 April 2016 13:35 WIB JIBI/SOLOPOS/Newswire Indonesia Share :

ISC A 2016
Indra Syafri Segera Tentukan Nasib Pemain Seleksi

ISC A 2016 segera dihelat. Pelatih Bali United, Indra Sjafri menegaskan akan segera menentukan nasib pemain seleksi.

 
Solopos.com, MAKASSAR — Pelatih Kepala Bali United Pusam Indra Syafri menyatakan segera menentukan nasib pemain asing yang diseleksi untuk bergabung atau tidak dalam tim menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Pelatih Indra Syafri sekaligus berterima kasih kepada manajemen PSM Makassar yang mengundang timnya sehingga bisa memanfaatkan laga atau turnamen segitiga ini untuk melihat potensi para pemain asing seleksi.

“Saya sudah punya kesimpulannya. Soal bagaimana kesimpulannya, tentu tidak bisa menjelaskan ke media karena saya sendiri belum menyampaikannya ke pemain yang bersangkutan. Takutnya mereka justru minta tiket pulang dari sini,” jelasnya, Selasa (19/4/2016) di Makassar.

Ia menjelaskan, para pemain asing yang tengah seleksi itu kemungkinan tidak lagi akan di coba di pertandingan atau uji tanding menghadapi Persepam Madura pada 24 April 2016. Sebab dirinya mengaku sudah mengetahui dan punya kesimpulan tentang kualitas pemain asing yang tengah mengikuti seleksi.

Bali United Pusam sendiri memiliki tiga pemain seleksi iantaranya Samuel Mitchinson asal Australia serta Silvio Escobar yang sebelumnya sempat memperkuat PSM di turnamen sebelumnya.

“Udah (tidak dicoba lagi saat lawan Persepam), kita sudah punya kesimpulan dengan potensi para pemain yang bersangkutan,”ujarnya.

Setelah menyelesaikan laga di turnamen segitiga PSM, pihaknya masih mengagendakan dua kali uji coba sebelum tampil di Indonesia Soccer Championhsip (ISC) yang mulai digelar 29 April 2016.

Dua agenda uji coba yang segera dilaksanakan setelah tampil di Turnamen Segitiga PSM Makassar itu masing-masing menghadapi Persepam Madura ( 24 April) serta tim Bali United U-21.

“Kami tentunya berharap pelaksanaan uji coba ini semakin memaksimalkan persiapan tim sebelum berlaga di ISC 2016. Untuk uji coba menghadapi Persepam Madura sendiri memang kita laksanakan di kadang mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan dua kali pertandingan lagi diharapkan kelemahan atau kesalahan-kesalahan yang masih terjadi bisa diminimalkan. Pihkanya juga tentunya akan kembali melakukan evaluasi khususnya terkait kekalahan dua kali yang dialami timnya di turnamen segitiga di Makassar.

Pada pertandingan pertama menghadapi PSM Makassar, tim Bali United harus mengakui keunggulan tim Juku Eja dengan skor 0-2. Sementara pada pertandingan kedua menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, hari ini kembali mengalami kekalahan dengan skor 1-2.

“Untuk evaluasi, kami tentunya akan melakukan itu. Namun kita juga tidak ingin mempublikasikan faktor mana saja atau bagaimana proses evaluasi yang akan kita jalankan kedepan,” sebutnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…