Pintu masuk koridor Dalem Joyokusuman di Gajahan, Pasar Kliwon, Solo. (Iskandar/JIBI/Solopos) Pintu masuk koridor Dalem Joyokusuman di Gajahan, Pasar Kliwon, Solo. (Iskandar/JIBI/Solopos)
Selasa, 19 April 2016 15:40 WIB Indah Septiyaning W/JIBI/Solopos Solo Share :

CAGAR BUDAYA SOLO
Pemkot Mulai Susun DED Revitalisasi dan Penataan Koridor Dalem Joyokusuman

Cagar budaya Solo, Pemkot susun DED koridor Dalem Joyokusuman.

Solopos.com, SOLO–Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Kota Solo menyusun detail engineering design (DED) untuk revitalisasi Dalem Joyokusuman. Selain itu DED penataan koridor penghubung Jl. Veteran ke Dalem Joyokusuman. Penyusunan DED tersebut ditargetkan Pemkot rampung tahun ini.

Kepala Bidang (Kabid) Cagar Budaya DTRK Solo Mufti Raharjo mengemukakan rencana revitalisasi bangunan cagar budaya Dalem Joyokusuman dan penataan koridor lingkungan sekitar akan dikerjakan tahun depan. “Tahun ini DED kami buat, sehingga tahun depan proyek revitalisasi dan penataan koridornya Dalem Joyokusuman bisa dilaksanakan,” kata Mufti ketika dijumpai di ruang kerjanya, Selasa (19/4/2016).

Mufti menjelaskan kebutuhan anggaran untuk merevitalisasi bangunan cagar budaya Dalem Joyokusuman serta penataan koridor penghubung Jl. Veteran ke Dalem Joyokusuman, mencapai Rp28 miliar. Dengan perincian, Pemkot akan mengajukan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Pusat senilai Rp20,5 miliar untuk merevitalisasi bangunan Dalem Joyokusuman. Kemudian, Pemkot juga akan mengajukan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah senilai Rp7,5 miliar. “Bantuan anggaran dari Pemprov nanti akan digunakan untuk penataan koridor penghubung Jl. Veteran ke Dalem Joyokusuman,” kata Mufti.

Mufti menjelaskan ada tiga hunian warga yang bakal terdampak penataan koridor penghubung Jl. Veteran ke Dalem Joyokusuman. Menurut Mufti, Pemkot telah menyiapkan skema untuk penyelesaian persoalan nonteknis tersebut. Namun bagaimana penyelesainnya, Mufti mengatakan kebijakan ada ditangan Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo. “Yang jelas ada solusi indah [bagi warga terdampak penataan koridor]. Solusinya seperti apa, itu kebijakan wali kota,” katanya.

Kepala DTRK Agus Djoko Witiarso mengatakan penataan koridor  Jl. Veteran-Dalem Joyokusuman nanti bakal menyentuh Jl. Padmonegoro hingga Jl. A.M Sangaji. Agus mengatakan panjang penataan koridor Jl. Veteran-Dalem Joyokusuman mencapai 300 meter. Konsepnya di sepanjang koridor itu akan dibangun pedestrian dan jalur hijau. Fungsinya sebagai jalan khusus yang memudahkan publik mengakses Dalem Joyokusuman. Pembangunan koridor, lanjut Agus, menjadi salah satu tahapan pengembangan penataan Dalem Joyokusuman.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…