Siswa SMK Negeri 2 Solo mengerjakan soal menggunakan komputer saat mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 2 Solo, Senin (13/4). Pelaksanaan UN CBT untuk siswa SMA/SMK sederajat di Kota Solo pada hari pertama berjalan lancar tanpa ada gangguan tekhnis. Ilustrasi Ujian Nasional yang dilaksanakan dengan sistem computer based test atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (JIBI/Solopos/Dok.)
Senin, 18 April 2016 17:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

UNBK 2016
Cuaca Ekstrem Harus Jadi Pertimbangan Ujian Berbasis Komputer

UNBK 2016 memberikan catatan bahwa cuaca ekstrim harus menjadi pertimbangan

Solopos.com, KULONPROGO – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun kedua di Kulonprogo dinyatakan berjalan lancar meski sempat ada permasalahan di hari terakhir pelaksanaan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kulonprogo, Sumarsana menyatakan bahwa evaluasi yang dilakukan nantinya akan mencakup kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem di Kulonprogo.

Sumarsana menyatakan bahwa pelaksanaan UNBK di 24 SMA, SMK, dan MA di Kulonprogo berjalan lancar 100%.

“Memang sempat ada masalah di hari terakhir tapi tidak apa-apa,” ujarnya, pada Minggu (17/4/2016).

Ia menjelaskan bahwa pada hari terakhir pelaksanaan UNBK di SMA 1 Sentolo sempat ada masalah listrik padam. Hal ini membuat sejumlah siswa yang seharusnya mengikuti ujian di sesi pertama pada pagi hari harus ditukar menjadi sesi terakhir.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan UNBK ini akan menjadi patokan untuk pelaksanaan UNBK untuk jenjang SMP beberapa waktu mendatang. Terlebih lagi, saat ini cuaca ekstrem sering terjadi di sejumlah wilayah di Kulonprogo.

Karena itu harus dipastikan bahwa genset yang disediakan bisa berfungsi dengan maksimal ketika listrik padam. “Saat ini cuaca buruk, hujan turun dengan deras, rawan,”ujarnya.

Guna meminimalisasi permasalahan yang terjadi selama pelaksanaaan UNBK, ia menyatakan bahwa bisa dilakukan penambahan komputer bagi sejumlah sekolah. Bertambahnya jumlah komputer membuat semakin sedikit sesi ujian yang harus dilaksanakan. Sumarsana menyebutkan bahwa penambahan jumlah komputer ini bisa dianggarkan pada tahun anggaran 2017 mendatang.

Selain itu, Pemkab Kulonprogo juga menargetkan untuk bisa dilakukan UNBK di minimal satu SMP semua kecamatan di Kulonprogo pada tahun mendatang. Meski persentase kelulusan masih menjadi target, Sumarsana menyatakan bahwa integritas harus menjadi target utama dalam pelaksanaan UN.

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi mebel, Drafter, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Bangjo untuk Citra Kota Solo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/9/2017). Esai ini karya Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah ust.sugeng@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota…