Logo STAIN Ponorogo (Twitter.com)
Senin, 18 April 2016 07:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

STAIN PONOROGO
Ini Biaya Kuliah di STAIN Ponorogo hingga Lulus Sarjana

STAIN Ponorogo memberlakukan biaya kuliah dengan sistem UKT, sehingga mahasiswa hanya membayar uang semesteran sesuai golongannya.

Solopos.com, PONOROGO — Biaya pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ponorogo untuk satu semester senilai Rp400.000. Mahasiswa STAIN Ponorogo minimal membutuhkan uang Rp3,2 juta untuk mendapatkan gelar sarjana.

Hal itu diungkapkan Kasubag Akademik Kemahasiswaan dan Alumni STAIN Ponorogo, Heru Bitono. Menurut dia, biaya senilai Rp400.000 per semester tersebut merupakan biaya uang kuliah tunggal (UKT) untuk golongan I atau untuk golongan mahasiswa miskin.

Untuk UKT golongan II atau untuk mahasiswa dengan tingkat ekonomi menengah senilai Rp980.000 per semester. Sedangkan untuk UKT golongan III atau untuk mahasiswa dengan tingkat ekonomi mapan senilai Rp1,2 juta per semester.

Menurut Heru Bitono, biaya pendidikan di STAIN Ponorogo disesuaikan dengan tingkat perekonomian mahasiswa. “Untuk mahasiswa dengan ekonomi rendah mendapatkan keringanan biaya dengan hanya membayar Rp400.000 per semester,” kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Minggu (17/6/2016).

Heru menyampaikan dengan penerapan UKT itu, mahasiswa sudah tidak perlu lagi membayar biaya penunjang kuliah lainnya.

Dalam UKT tersebut sudah termasuk biaya jas almamater, biaya orientasi studi pengenalan kampus (Ospek), biaya ujian tengah semester dan semester, uang praktikum/praktek pengenalan lapangan (PPL), uang kuliah kerja nyata (KKN), uang bimbingan skripsi, uang ujian skripsi, dan uang wisuda beserta toga.

“Seluruh mahasiswa juga dibebaskan dari uang gedung. Jadi, selama satu semester mahasiswa hanya perlu membayar uang kuliah sesuai golongannya. Kalau termasuk golongan miskin ya membayar UKT golongan I, kalau tergolong mampu ya membayar UKT golongan II,” kata dia

Dia menambahkan untuk persentase mahasiswa di STAIN Ponorogo yaitu untuk UKT golongan I minimal 5% dari total mahasiswa yang diterima, UKT golongan II sebanyak 90% dari total mahasiswa diterima, dan UKT golongan II maksimal sebanyak 5% dari total mahasiswa yang diterima.

Sistem UKT ini diberlakukan di STAIN Ponorogo sejak tahun 2014. Pada tahun 2014 dengan jumlah mahasiswa sebanyak 11.000 orang dan pada tahun 2015 sebanyak 1.500 orang.

“Sedangkan pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2016, STAIN Ponorogo mendapatkan kuota 2.000 mahasiswa. Sehingga, minimal STAIN Ponorogo membuka kesempatan untuk mahasiswa dengan ekonomi rendah untuk menjadi mahasiswa dengan UKT golongan I sebanyak 100 orang, UKT dengan golongan III maksimal sebanyak 100 orang, dan UKT golongan II sebanyak 1.800 orang,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…