ilustrasi.dok
Senin, 18 April 2016 07:00 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos. Umum Share :

SEPATU RODA
PSSC Bikin Sepatu Roda Solo Makin Kompetitif

Sepatu roda di Kota Solo kian ramai dengan hadirnya klub PSSC.

Solopos.com, SOLO — Kota Solo punya klub sepatu roda baru dengan hadirnya Pusaka Speed Skating Club (PSSC) yang resmi launching di rumah makan Pawon Omahkoe, Karanganyar, Minggu (17/4/2016).

Terbentuknya PSSC ini membikin Solo kini punya empat klub sepatu roda di bawah naungan Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Solo. Ketiga klub yang sudah ada adalah Rogliss, Viper, dan Boskrosero. Munculnya PSSC diharapkan membikin persaingan antarklub sepatu roda di Solo makin kompetitif. Selain itu, bisa mendongkrak prestasi para atlet baik di level regional maupun nasional.

“PSSC sendiri baru terbentuk selama tiga bulan di Jogja, tapi animo dari kota lain sangat bagus sehingga kami langsung bikin dua klub baru, yakni di Solo dan Purwokerto. Atlet-atlet muda yang bergabung ini ke depan diharapkan bisa berprestasi di berbagai level,” papar Ketua Umum PSSC, Feri Astono, kepada wartawan, dalam jumpa pers, Minggu.

Feri memaparkan PSSC sendiri hadir di Solo berawal dari keinginan orang tua yang menginginkan putra dan putrinya berprestasi dalam olah raga inline skate. Dalam perjalanannya, komunitas ini dipertemukan dengan pecinta olah raga sepatu roda sekaligus pengusaha transportasi asal Jogja. Dari perjumpaan tersebut serta mendapat dukungan penuh dari  Koni Solo dan Porserosi Solo, PSSC resmi berdiri, 1 Maret 2016 lalu.

“Solo jadi kota kedua setelah Jogja yang punya klub ini. Sedangkan kota ketiga adalah Purwokerto. Kami berharap ke depan cabang olah raga ini bisa dilombakan dari level Popda,” imbuhnya.

Sementara itu, pendiri PSSC, Ferdian Mahardika, menambahkan klub sebagai wadah anak-anak untuk menikmati olah raga khususnya sepatu roda. Ia tak ingin anak-anak usia kurang dari 12 tahun itu terbebani macam-macam. Ia berharap mereka bisa menyukai olah raga, maka dari itu PSSC jadi salah satu sarananya.

“Soal prestasi itu bonus. Mereka masih muda dan bisa dipersiapkan tiga tahun mendatang. Selain itu, kami juga menjembatani mereka untuk bisa jadi atlet profesional,” paparnya.

Pelatih PSSC Solo, Zart Vegay de Rusiano, menambahkan sebanyak 17 atlet muda sepatu roda yang kini sudah bergabung. Mereka rutin berlatih setiap Senin, Jumat, Sabtu, Minggu, di jalan tol Sawahan, Ngemplak, Boyolali.

“Agenda terdekat adalah ikut kejuaraan Hamengkubuwono Cup 2016 yang digelar Mei mendatang. Kami sedang mengintensifkan latihan,” jelasnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…