Ramainya Sunday Market, Manahan, Solo, Minggu (5/7/2015). (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos) Ramainya Sunday Market, Manahan, Solo, Minggu (5/7/2015). (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos)
Senin, 18 April 2016 07:30 WIB Indah Septiyaning W/JIBI/Solopos Solo Share :

PKL SOLO
Sunday Market Manahan Ditutup!

PKL Solo di beberapa lokasi ditata.

Solopos.com, SOLO —  Pedagang kaki lima (PKL) Solo terus ditata. Salah satunya PKL di Sunday Market Manahan Solo tang beraktivitas tiap hari Minggu pagi. Rencananya, Sunday Market Manahan Solo akan ditutup tahun ini.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo berencana menyeterilkan kawasan Stadion Manahan dari aktivitas pedagang Sunday Market pada tahun ini.

Pasar tumpah setiap hari Minggu di Manahan akan direlokasi ke lokasi lain. Saat ini, kebijakan tersebut masih digodok Pemkot.

“Kami ingin mengembalikan fungsi awal StadionManahan untuk kegiatan olahraga,” kata Rudy sapaan akrab Wali Kota ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Minggu (17/4/2016).

Menurutnya, selama ini keberadaan pedagang dengan memanfaatkan jalan maupun trotoar di dalam area Stadion Manahan, menganggu hak masyarakat untuk berolahraga. Selain itu tumpukan sampah yang dihasilkan seusai Sunday Market sangat tinggi.

Petugas Kebersihan

Petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang dikerahkan kerap kewalahan saat membersihkan tumpukan sampah Sunday Market. “Jualannya satu hari, tapi membersihkan sampahnya tiga hari tidak selesai,” keluh Rudy.

Rudy mengatakan rencana menyeterilkan kawasan Stadion Manahan akan dilakukan secepatnya. Namun, Rudy tak membeberkan lebih lanjut kepastian kapan rencana itu dilaksanakan. Yang jelas, lanjutnya, kawasan Stadion Manahan harus steril dari aktivitas pedagang Sunday Market pada tahun ini.

Kemudian pedagang Sunday Market akan direlokasi ke tempat lain. Saat ditanya lokasi mana yang akan digunakan sebagai lahan relokasi pedagang Sunday Market Manahan, Rudy masih memikirkan lokasi tersebut.

“Nanti kita carikan tempat dulu secepatnya, tenang saja pokoknya dipindah ke tempat lain,” kata Rudy.

Sebagaimana diketahui, PKL Sunday Market semula berjualan melingkari di depan kompleks Stadion Manahan. Kemudian, Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Wali Kota (Wawali) F.X. Hadi Rudyatmo menertibkan ratusan PKL pada 2006 silam. Keberadaan PKL direlokasi ke selter dan sebagian dipindahkan ke dalam area kompleks Manahanhingga kini.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…