Habiburokhman saat marah-marah di JakTV. (Istimewa/Youtube) Habiburokhman saat marah-marah di JakTV. (Istimewa/Youtube)
Senin, 18 April 2016 13:30 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com/Detik Politik Share :

PILGUB DKI JAKARTA
Ditagih Terjun dari Monas, Habiburokhman Ngamuk di TV

Pilgub DKI Jakarta diwarnai janji Habiburokhman yang bertaruh terjun dari Monas.

Solopos.com, JAKARTA – Politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, marah-marah dalam acara talkshow di televisi lokal Jakarta. Saat itu, Habiburokhman ditagih memenuhi janjinya terjun dari monas jika Teman Ahok mampu mengumpulkan KTP sesuai persyaratan.

Habiburokhman lewat akun Twitternya @habiburokhman menyatakan “Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon #KTPdukungAhokcumaomdo???”

Dia mengaku tak percaya Taman Ahok bisa mengumpulkan KTP sebagaimana yang dipersyaraktan. Aturan yang berlaku saat ini, minimal dukungan untuk calon perseorangan di DKI Jakarta adalah 532.213 atau 7,5% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Penyataan ini menjadi viral dan sangat populer di kalangan netizen. Bahkan sejumlah forum Internet mulai dibanjiri olahan gambar kreatif (meme) sindiran terkait pernyataan ini.

Lama berselang, kabarnya teman Ahok pada Senin (11/4/2016) lalu menggelar syukuran karena telah berhasil menembus syarat itu, mereka telah mengumpulkan 533.420 fotokopi KTP dan formulir dukungan untuk pasangan calon independen Ahok dan Heru Budi Hartono.

Menanggapi hal ini, janji Habiburokhman mulai ditagih. Saat tampil di JakTV beberapa hari lalu, Habiburokhman tampak berdebat dengan salah satu perwakilan Teman Ahok. Dia terlihat marah-marah dalam tayangan itu.

Aksi Habiburokhman ini direkam oleh seorang netizen dan lantas diunggah di Youtube. Salah satu video di laman https://www.youtube.com/watch?v=EzsWyusGXJg, hingga Senin (18/4/2016) siang, telah ditonton ribuan kali. Video ini menuai banyak komentar pedas netizen.

Dalam tayangan itu terlihat Habiburokhman menjawab perwakilan Teman Ahok, Norman Hadinegoro, yang menyinggung soal terjun dari Monas. Habiburokhman menuding Norman tidak membaca kicauannya dengan benar.

Habiburokhman berkali-kali meminta Norman untuk membaca dulu kicauannya dengan benar. Dengan nada tinggi dia juga menunjuk-nunjuk Norman. Debat ini diakhiri oleh sang presenter.

Terkait janjinya, Habiburokhman mengaku masih memegang teguh. Namun, dia meragukan Teman Ahok telah mengumpulkan KTP sebanyak itu.

“Teman Ahok juga tidak kasih ruang pembuktian kepada publik soal jumlah KTP yang didapati mereka. Kita tahu, Teman Ahok pasti membuat pernyataan yang menyenangkan bosnya. Itu wajar,” tanggap Habiburokhman seperti dilansir Detik, Senin (18/4/2016).

etua DPP Partai Gerindra itu tak percaya dengan pencapaian itu. “Pokoknya saya tidak percaya. Orang mereka [Teman Ahok] cuma ngomong,” kata Habiburokhman, Minggu (17/4/2016).

“Pokoknya saya Habiburokhman tetap mengakui itu akun Twitter saya, sayalah yang menulis cuitan itu. Dan saya masih berpegang teguh pada Tweet saya tersebut,” tegasnya.

 

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…