Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)
Senin, 18 April 2016 10:55 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PERJUDIAN SLEMAN
Bos Pengecer Togel Beromzet Rp1 Juta Per Malam Diburu

Perjudian Sleman berhasil dibongkar

Solopos.com, SLEMAN – Seorang penjual nomor judi togel di Pakem, Sleman mampu meraih omzet minimal Rp1 juta tiap malam ditangkap.

Kini penjual berinisial SJ warga Panggeran, Desa Hargobinangun itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah digrebek Unit Reskrim Polsek Pakem akhir pekan lalu. Sejumlah Polsek lain di Sleman juga turut berlomba-lomba mengungkap penyakit masyarakat tersebut.

Panit II Reskrim Polsek Pakem Ipda Aji Pramono menambahkan, dalam proses transaksi jaringan judi togel, tersangka berstatus sebagai pengecer. Proses transaksi dilakukan melalui ponsel dan bertemu langsung. Pembelinya sebagian besar dari luar wilayah Pakem. Dalam semalam, SJ mampu mendapatkan omzet sebesar Rp1 juta dalam menjual nomor togel. Dari total pendapatan kotor itu, SJ biasanya mendapat keuntungan bersih sekitar 25% atau kisaran Rp250.000.

“Itu penghasilan minimal dalam semalam saja,” tegas dia.

Tersangka telah menjalani bisnis judi togel itu sejak setahun terakhir. Berdasarkan hasil pemeriksaan, SJ mengaku memiliki atasan berinisial LK sebagai pengepul yang kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Atasnya LK ini ada lagi inisial GT yang kini dalam pengembangan penyelidikan kami,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Moyudan Iptu Tasngin menambahkan, pihaknya menangkap AI, 32, warga Gedongan, Sumberagung, Moyudan usai menjual nomor togel di Dusun Jetis, Sumberarum, Moyudan. Barangbukti yang diamankan berupa ponsel, tiga lembar rekapan nomor togel dan uang tunai Rp270.000.

Hal yang sama juga dilakukan Polsek Godean. Panit Reskrim Polsek Godean Aiptu HB Sugiyono mengatakan, pihaknya menangkap empat pelaku judi remi di kawasan pemancingan Dusun Semarangan, Sidokarto pada Minggu (17/4/2016) pukul 06.30 WIB. Para pelaku antara lain, JS, 25n warga Geneng, Sidoagung, WS, 43, warga Gatak, Sidoluhur, JL, 30, warga perum Harmoni, Sidokarto dan HS, 51, warga Urang, Kalianda, Lampung Selatan yang tinggal di Gentingan, Sidoagung.

“Barangbukti yang disita di TKP uang tunai Rp600.000, kartu domino. Mereka judi di gubug pemancingan,” ulasnya.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…