Ilustrasi (google image)
Senin, 18 April 2016 02:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PENYERANGAN
Dilempar Mercon Banting, Simpatisan PPP Tewas

Seorang simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sleman tewas dan seorang simpatisan lainnya luka bacok seusai menghadiri kegiatan partai.

 
Solopos.com, SLEMAN- Seorang simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sleman tewas dan seorang simpatisan lainnya luka bacok seusai menghadiri kegiatan partai. Kedua korban diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) di jalan Kebonagung, Kronggahan, Sendangadi Mlati, Minggu (17/4/2016).
Korban tewas kejadian tersebut bernama Didin Sumaryanto, 17, warga Dusun Bolawen, Tlogoadi, Mlati. Didin tewas di lokasi kejadian dengan luka bakar dan leher berlubang antara lima hingga delapan centimeter. Luka tersebit diduga akibat terkena lemparan mercon banting yang dilakukan OTK.
Sementara teman Didin, Taufan Pulung Sunggoro, 21, warga Dusun Jaten, Sendangadi, Mlati, mengalami luka bacok di punggung dan memar di beberapa bagian tubuhnya akibat lemparan batu. Selain itu, telinga kanan Taufan tidak dapat mendengar. Saat ini, Taufan dirawat di RSUP Sardjito.
Menurut penuturan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kasus penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi kejadian berada persis di depan UD Dadi Kronggahan, sebelah timur pohon Beringin, pertigaan Kronggahan. “Kejadiannya cepat. Kedua korban datang dari arah timur ke barat, sementara pelakunya dari barat ke timur,” kata Maryanto, warga di lokasi kejadian.

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…