Ilustrasi uang tunai rupiah. (Rahmatullah/JIBI/Bisnis) Ilustrasi (JIBI/Bisnis/Dok)
Senin, 18 April 2016 10:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

PASAR TRADISIONAL MADIUN
Rp4,1 Miliar Digelontorkan untuk Renovasi 3 Pasar di Kota Madiun

Pasar tradisional Madiun direnovasi dengan anggaran Rp4,1 miliar untuk 3 pasar.

Solopos.com, MADIUN – Tiga pasar tradisional di Kota Madiun, Jawa Timur, akan direnovasi karena kondisinya dinilai sudah lusuh. Renovasi dilakukan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan di wilayah setempat

Kepala Dinas Pasar Kota Madiun, Gaguk Haryono, di Madiun, Minggu (17/4/2016), menuturkan tiga pasar tradisional yang akan direnovasi antara lain Pasar Sepur, Pasar Manguharjo, dan bekas pasar burung di Jl. Panglima Sudirman Madiun. “Dana yang disediakan untuk renovasi tiga pasar tersebut mencapai Rp4,1 miliar,” kata dia.

Anggaran itu berasal dari dana alokasi khusus (DAK) Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan Pariwisata (Disperindagkoppar) Kota Madiun tahun anggaran 2016.

“Dinas Pasar sifatnya hanya menyiapkan tempat dan mengatur pedagang. Renovasi dan pelaksanaannya dilakukan oleh Disperindagkoppar,” kata Gaguk.

Dia menambahkan dari dana sebesar Rp4,1 miliar tersebut, terinci sebesar Rp1,8 miliar untuk renovasi Pasar Sepur, Rp1,3 miliar untuk bekas pasar burung, dan sisanya sebesar Rp1,3 miliar untuk Pasar Manguharjo.

Gaguk menjelaskan renovasi untuk bekas pasar burung sudah dimulai, sedangkan dua pasar tradisional lainnya masih dalam proses lelang. Nantinya, dalam renovasi tersebut, ketiga pasar tradisional itu tetap akan dikonsep sebagai pasar rakyat.

“Pasar Sepur dan Manguharjo didesain model kios dan los. Sedangkan bekas pasar burung hanya terdiri kios,” kata dia.

Menurut Gaguk, renovasi dijadwalkan rampung dalam enam bulan ke depan secara bertahap. Ia menambahkan, ketiga pasar tradisional dipilih untuk direnovasi karena kondisinya yang sudah lusuh. Selain itu, bangunan pasar tersebut sudah tua dan belum dilakukan perbaikan.

Untuk tarif sewa, Gaguk mengatakan tidak jauh berbeda dengan kios di pasar rakyat lainnya. Yakni, berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta, tergantung ukuran kios.

Selain ketiga pasar tersebut, Kota Madiun memiliki cukup banyak pasar rakyat dan tradisional, di antaranya, Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, Pasar Sri Jaya, Pasar Kawak dan lainnya. Pasar-pasar tersebut secara umum kondisinya masih bagus dan menjadi pusat perekonomian warga setempat.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…