Persis Solo (JIBI/Dok/ Persis Solo (JIBI/Dok/
Senin, 18 April 2016 09:00 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LAGA UJI COBA
Penyelesaian Akhir Jadi Kendala Persis

Laga uji coba Persis Solo melawan Persebi Boyolali berhasil dimenangkan Persis.

Solopos.com, SOLO – Kesebelasan Persis Solo berhasil menekuk tim tamu Persebi Boyolali, 1-0 pada laga uji coba di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (16/4/2016). Satu-satunya gol Persis pada laga itu dicetak Yanuar Ruspuspito pada akhir babak kedua menjelang bubaran.

Karateker Persis Solo, Agung Setyabudi, mengaku penyelesaian akhir skuatnya masih perlu banyak pembenahan. Hal itu lantaran sejumlah peluang yang mestinya mampu dikonversi menjadi gol, gagal merobek gawang lawan.

“Mestinya tadi anak-anak bisa mencetak lebih dari dua gol. Sebab ada beberapa peluang emas yang seharusnya bisa jadi gol, tapi malah tidak bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Agung seusai pertandingan.

Hal lain yang menjadi catatan pada timnya adalah masih belum solidnya kerja sama tim. Kondisi ini mengakibatkan permainan skuatnya tidak bisa berjalan maksimal seperti yang diharapkan.

Menyinggung kondisi kesehatan dua strikernya yang cedera yakni Robby Fajar dan Ainudin, ujar Agung, saat ini masih dalam proses penyembuhan. Dia berharap kondisi kesehatan kedua pemain itu segera membaik sehingga bisa mempertajam barisan lini depan.

Sementara itu Pelatih Persebi Boyolali, Sriyatno juga mengakui penyelesaian akhir skuatnya masih jauh dari harapan. Ini terbukti dari adanya beberapa peluang emas yang didapat skuatnya gagal membuahkan gol.

“Kalau penyelesaian akhir anak-anak sudah bagus mestinya tim kami juga mampu membuat gol. Soalnya kami mempunyai beberapa peluang bagus tapi gagal dikonversi menjadi gol,” kata dia.

Di sisi lain dia juga mengakui kerja sama timnya masih belum padu seperti yang diharapkan. Kondisi ini mengakibatkan gempuran skuatnya ke gawang lawan tidak bisa berjalan optimal. 

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…